TERINSTITUSI JOY

March 30th, 2009 by godlifjoy

Namaku Godlif Christian PoEh. Agustus 2000 aku pertama kali datang di JOY. Januari 2007 sampai Maret 2009 aku menjadi staf JOY di Departemen Manajemen. Jadi, hampir 9 tahun aku berada di JOY. Sebuah film yang sangat bagus “Shawsank Redemption” mengingatkanku satu hal. Ceritanya adalah seorang narapidana tidak mau keluar dari penjara walau masa tahanannya sudah berakhir karena dia sangat takut menghadapi dunia luar. Dia sudah lebih dari 20 tahun di penjara. Dia merasa sudah “nyaman” di penjara. Istilahnya adalah “terinstitusi” di penjara. Satu orang temannya yang sudah terinstitusi di penjara ketika keluar dari penjara akhirnya bunuh diri karena tidak tahan dengan situasi dunia di luar penjara.
Di JOY seseorang bisa jadi terinstitusi sehingga ketika keluar dari JOY hidupnya berantakan karena tidak sanggup menyesuaikan diri dengan lingkungan yang sangat berbeda dari JOY. Hal ini bisa terjadi karena anggota JOY tidak bertemu dengan Allah di JOY tetapi menjadikan JOY sebagai “allah”. Ketika “allah”nya ditinggalkan, maka hidupnya pun tidak lagi sama seperti ketika masih menjadi anggota JOY.
Bagiku secara pribadi JOY membuatku menemukan Allah. JOY menjadi institusi yang membuat aku terinstitusi pada Allah bukan pada JOY. Jika aku keluar dari JOY, maka ketika aku jatuhpun, selalu aku merasa tidak akan nyaman dengan kejatuhanku, aku akan mencari Allah, memohon kekuatannya untuk bangkit kembali.

Selama menjadi pekerja JOY aku sangat merasakan Allah itu besertaku. Allah itu besertaku karena Dia punya rencana yang besar dan luar biasa bagi mahasiswa Indonesia yang ada di Yogyakarta lewat JOY. Bagiku, Pekerjaan Allah dimulai dari keputusanku secara pribadi untuk mau mengambil komitmen pribadi untuk melakukan sesuatu sebelum orang lain mendukung pekerjaan Allah tersebut. SELF SACRIFICE IS NEEDED BEFORE OTHERS SACRIFICE.

Dimulai dari bagaimana aku mengambil keputusan untuk menerima pelayanan di Timoho yang mayoritas adalah mahasiswa yang berasal dari Indonesia Tengah dan Timur yang punya karakter yang keras. Ini sangat aku tidak sukai karena aku punya pengalaman pahit perlakuan orang yang keras padaku. Aku sadar hal itu, namun ketika aku mengambil keputusan untuk MAU TAAT pada tanggung jawab itu, Allah membuka jalan sehingga aku bisa masuk ke dalam hidup mereka dan menjadikan mereka keluarga besarku yang sangat kukasihi.
Saat kami JOY Timoho mau berjuang untuk menjangkau jiwa, kami memulai dari diri kami sendiri SERIUS MERENCANAKAN STRATEGI yang TEPAT, SERIUS membangun relasi ONE ON ONE dengan anggota sehingga Allah yang melihat hati dan action kami memberikan anugerahnya mempercayakan kepada kami lebih banyak mahasiswa untuk kami (aku dan tim inti JOY Timoho) bimbing. Awal pelayananku yang aktif menjadi anggota sekitar 10 orang. Tanpa mau menyombongkan diri, hanya mau bersaksi tentang karya Allah, di akhir pelayananku, sekitar 40 orang menjadi anggota JOY Timoho.
Ketika kami membutuhkan tempat untuk bertumbuh, Allah mencukupkan untuk homebase JOY Timoho, untuk piring dan gelas, dan untuk Motor. Semuanya aku yakini karena Allah punya hati untuk mahasiswa JOY Timoho.
Tetapi yang paling membuatku BERSUKACITA adalah aku menjadi bagian dari PERUBAHAN HIDUP banyak orang. Aku melihat bagaimana pribadi yang dulunya hidupnya tidak peduli pada Allah menjadi pribadi yang menikmati relasi dengan Allah. Tidak lagi merokok dan mabuk, tidak lagi malas kuliah, punya hati memperhatikan orang lain dan berani bersaksi, tidak on time menjadi paling tepat waktu.

Hal yang paling saya harapkan selalu terjaga bukan homebase tetap ada atau motor yang bertambah, tetapi JOY khususnya keluargaku di JOY Timoho adalah TIDAK BERHENTINYA SETIAP ANGGOTA BENAR-BENAR MENGENAL ALLAH SECARA PRIBADI DAN MEMBANGUN RELASI DENGAN ALLAH, HAUS UNTUK MENGGALI FIRMAN ALLAH, DAN HATI TIAP ORANG PUNYA HASRAT UNTUK MENGAJAK TEMAN BARU.

Aku rindu JOY dibicarakan orang bukan karena segala fasilitas dan kuantitas yang bertambah, itu baik. Tetapi JOY adalah KOMUNITAS YANG DIDALAMNYA SETIAP PRIBADI TERBUKA DIBENTUK DAN MENJADIKAN ALLAH FOKUS UTAMA MEREKA.

Catatan terakhirku di JOY-REFLECTION PARTY

February 28th, 2009 by godlifjoy

KOMUNITAS BALOK
Vision Meeting Tim Inti JOY Timoho akhirnya tidak diadakan di Kotagede karena rumah yang rencananya kami pakai ternyata ada yang menempati. Kami mengadakan vision meeting di homebase JOY Timoho, NTC tanpa menginap.

Bersyukur karena lewat vision meeting ini kami bisa melihat apa yang Allah kerjakan selama semester lalu dan apa yang perlu kami tingkatkan dalam pelayanan kami sebagai tim inti.
Kami sadar bahwa INISIATIF, BIBLE STUDY, RELASI, KEMANDIRIAN adalah empat hal yang menjadi PERHATIAN UTAMA Timoho di semester yang baru (Maret-Juli 2009).
Tolong doakan agar tim inti mau semakin DEWASA lewat perjuangan mencapai PERHATIAN UTAMA Timoho tadi.
Kami rindu semakin berinisiatif dalam memperhatikan teman-teman anggota JOY Timoho sekaligus meningkatkan relasi kami lewat banyak cara sesuai dengan konteks Timoho. One on one tetap dimaksimalkan, homestay digalakkan serta ada komunitas baru yang kami uji coba ciptakan, yaitu KOMUNITAS BALOK. Komunitas ini adalah tempat berkumpulnya teman-teman Timoho yang mau belajar lagu-lagu di JOY Song Book. Banyak lagu yang belum teman-teman tahu sehingga ini bisa menjadi jembatan membuat relasi di antara kami dekat.
Selain itu kami ingin mencoba meningkatkan PROFESIONALITAS mahasiswa Timoho lewat TIMOHO ENGLISH CLUB. Harapannya ini juga menjadi kesempatan relasi di antara kami meningkat serta mendapatkan pengetahuan dengan cara yang nyaman.
KURANG 2

Tanggal 29 Maret adalah batas akhir sewa homebase JOY Timoho (NTC). Sampai saat ini belum ada pemberitahuan kenaikan harga sewa. Tolong berdoa agar tidak terjadi kenaikan dan juga pemiliknya mau menerima sewa per tahun bukan dua tahun.
Bersyukur karena sampai saat ini sudah terkumpul dana sewa Rp 4.590.000. Dana tersebut terkumpul dari pembayaran kosku setiap bulan dan satu alumni yang komitmen mendukung tiap bulan. Selain itu ada seseorang yang mengasihi Timoho mendukung Rp 2 juta dan juga Rp 90.000 lewat yellow box (dulu black box). Jadi, untuk sewa NTC masih kurang 2 juta. Tolong doakan agar Allah mencukupkan kebutuhan sewa ini. Homebase JOY Timoho ini sangat memberi pengaruh pelayanan di Timoho.

Why?

REFLECTION PARTY. Mengapa aku memilih judul ini? Mmm…aku mau promosi websiteku..he..he..
Judul ini aku pilih karena aku mengganggap hidupku penuh dengan refleksi sehingga aku bisa berpesta refleksi. Refleksi ini muncul karena Allah telah memberikan kepadaku banyak pengalaman hidup yang membuatku bisa belajar banyak hal setelah aku berefleksi dari setiap pengalaman tersebut.
Judul ini memang aku pakai juga di websiteku (www.godlifjoy.multiply.com). Aku membuat website juga agar aku bisa punya tempat untuk sharing setiap refleksi dari pengalaman hidupku, pengennya sih mau membuat buku, tetapi tidak ada modal, jadi aku mau memulai dengan website dulu. Tujuanku bukan untuk profit tetapi hanya berbagi sharing yang aku harapkan bisa menjadi salah satu referensi hidup bagi orang lain.
Aku sebenarnya sudah buat buku yang aku buat judul CATATAN HARIAN JOY TIMOHO. Tetapi buku itu aku cetak sendiri dan aku bagikan kepada tim inti JOY Timoho dan beberapa teman-temanku agar sekali lagi bisa menjadi salah satu referensi bagi pelayanan mereka.

VONNY

Ada tiga orang pekerja yang akan menyelesaikan pelayanannya di JOY bulan ini. Salah satunya adalah Vonny.

Sangat bersyukur karena bisa menjadi rekan sekerja Vonny selama dua tahun. Aku belajar banyak hal dari Vonny.
Aku berani mengatakan Vonny bisa menjembatani banyak perbedaan yang ada di antara pekerja JOY. Dia bisa masuk ke semua pekerja, menjadi sahabat bagi hampir semua pekerja, menularkan keceriaannya kepada setiap pribadi yang berelasi dengan dia.
Karakter ini muncul karena Vonny bertumbuh dalam pengenalan dan relasi dengan Allah. Sangat terasa kuasa Roh Kudus dalam pelayanan, karakter dan keputusan yang dia ambil sehari-hari. Dia tetap kuat ketika menghadapi tantangan tak terduga yang hadir selama dia melayani di JOY. KEPERCAYAANNYA pada ALLAH menjadi sauh yang kuat bagi hidupnya dan memberkatiku juga. Aku yakin Vonny memberi pengaruh luar biasa di manapun ia selanjutnya berlabuh.
“kita mati terpisah di ujung bumi, namun kita akan berkumpul di surga”
ASTI

Bulan Maret ini aku juga akan berpisah dari Asti yang selama satu tahun menjadi asisten staf di Departeman Manajemen JOY.
Dia akan pergi. Tidak terasa sekali satu tahun sudah bersamanya.
Aku bersyukur karena Asti sangat setia untuk belajar banyak hal dalam setiap tanggung jawab yang dipercayakan kepadanya. Tidak mudah memang tetapi aku melihat Asti mau tetap terbuka untuk dibentuk melalui setiap tantangan yang ia hadapi dalam pelayanannya.
Aku melihat Asti sudah mengalami banyak perubahan dan LEVEL UP! dalam banyak hal. KESETIAAN, KESABARAN, IMAN, PENGAMBILAN KEPUTUSAN, dan juga PASSIONnya berbeda dibandingkan awal dia masuk ke ruangan admin. Aku diberkati oleh pelayanannya.

ketiga

Orang ketiga yang akan menyelesaikan pelayanannya di JOY bulan Maret adalah aku sendiri. Sejak aku lulus Juli 2005 aku langsung terlibat di pelayanan JOY sebagai part-timer di HRD Dept., asisten staf dan akhirnya menjadi staf di Departemen Manajemen.
Hampir 4 tahun aku melayani sebagai pekerja. Hampir 9 tahun aku berada di JOY sejak mahasiswa. Hidupku sebagian besar ada di JOY. Aku sangat menikmatinya. Aku mengalami banyak perubahan sejak aku bergabung di JOY dan terus berubah dan bertumbuh sejak aku menjadi pekerja di JOY.
Aku ingat saat pertama kali membaca hasil psikotest ketika melamar jadi calon staf JOY, salah satu kelemahanku adalah cenderung lebih menikmati bergaul dengan benda-benda (administrasi) daripada dengan orang.
Seiring waktu, aku sadar aku berubah 180°. Sejak dipercayakan mendampingi pelayanan di campus ministry, aku sangat haus akan perubahan hidup banyak orang. Aku sangat menikmati setiap proses yang aku jalani untuk mendampingi teman-teman berubah. Ada rasa kepuasan ketika bisa membagikan 200% energiku, imanku, pengetahuanku dan hidupku bagi mereka walau aku tidak tahu kapan mereka akan berubah. Aku tidak peduli kapan mereka berubah karena seperti kata Paulus, ada yang menanam, ada yang menyiram, namun yang terpenting Allahlah yang memberi pertumbuhan. Aku hanya menanam atau menyiram. Tetapi aku merasa seorang hamba tidak boleh main-main atau seadanya atau malas-malasan dalam menyiram dan menanam.
Bukan aku mau mencari kesempurnaan, namun aku sendiri sadar aku bisa menilai sendiri apakah aku sudah maksimal dalam melayani atau sebenarnya hatiku tidak sepenuhnya atau sungguh-sungguh diberikan kepada teman-teman yang aku layani.
Ada rasa kehilangan pribadi-pribadi yang sangat aku kasihi. Sudah sangat menikmati persekutuan di antara mereka. Tetapi biarlah aku dilupakan sehingga mereka bisa MANDIRI dalam relasi mereka dengan Allah.

“pertumbuhan muncul ketika ada yang dilepaskan, termasuk melepaskan ketergantungan pada seseorang”

limitless

Selama melayani di JOY aku sadar ada banyak hal dan karakter yang harus aku terima dari setiap pribadi yang aku layani.
Selama melayani aku mengambil resiko memberi kepercayaan kepada setiap teman sesuai dengan level pertumbuhan mereka. Kadang ada kesalahan dari orang yang sudah aku percayai. Kesalahan tersebut bisa saja bukan hanya memberi dampak bagi satu orang namun komunitas atau keluarga.
Memang sempat ada rasa kecewa. Namun aku tidak akan pernah mengurangi atau menghilangkan kasihku kepada pribadi yang aku percayai walau mereka melakukan kesalahan yang bisa dianggap besar.
Setiap pribadi termasuk aku juga pernah melakukan kesalahan besar. Mungkin di masa mendatang tidak menutupi ada kesalahan besar lagi yang dibuat. Allah yang penuh kasih karunia memiliki kesabaran tanpa batas (limitless patience) sehingga aku juga ingin memberikan itu kepada setiap orang. Jika aku sendiri yang melakukan kesalahan, kuberharap kasih karunia Allah dan saudaraku juga diberikan kepadaku.

IELTS

Aku sudah mengirimkan hasil tes TOEFLku ke ATS di Filipina. Ternyata mereka tidak menerimanya karena di tes TOEFL tidak ada bagian essay writing test.
Oleh karena itu aku harus kembali tes bahasa Inggris yang lain, yaitu IELTS. Di dalam tes IELTS terdapat essay writing test dan juga speaking test.
Tanggal 14 Maret nanti adalah jadwal tes IELTS di Yogyakarta. Tolong doakan persiapanku dan juga dana yang dibutuhkan untuk tes ini. Cukup mahal US $ 205.
Bersyukur adikku Richard kuliah di Sastra Inggris Universitas Sanata Dharma sehingga aku bisa meminta tolong dia untuk meminjam buku latihan untuk tes ini. Tidak perlu beli sehingga mengurangi biaya.
Tolong doakan agar aku bisa membagi waktu dengan baik karena tes ini belum pernah aku ikuti dan tanggung jawab dalam pelayanan tidak aku tinggalkan.
Saat ini aku sungguh menikmati kesempatan dukungan teman-teman pekerja lainnya yang memahami persiapanku sampai saat ini.

WORK

Jika aku tidak diterima di ATS (Asian Theological Seminary) Filipina, aku memilih tidak mau sekolah di Indonesia karena jangka waktu yang sangat lama untuk program M.Div di Sekolah Teologia (4,5 tahun — di Filipina 3 tahun).
Aku memilih untuk bekerja paling lama dua tahun di Jogja agar aku bisa merasakan bagaimana rasanya dunia kerja itu. Memang aku sudah sering mendengar, tetapi aku ingin mencobanya dan ingin pengalamanku ini menjadi modal berharga yang bisa aku sharingkan kepada teman-teman mahasiswa di JOY.
Jika diterima, setelah dua tahun aku ingin kembali ke JOY dan dengan pengalamanku di dunia kerja bisa menyusun strategi yang semakin disempurnakan agar bisa lebih efektif mendukung teman-teman.
Selama dua tahun aku di luar JOY, apakah aku akan menikah? He..he..
Lihat saja nanti…

“aku ingin merasakan dunia baru yang jauh berbeda dengan dunia JOY yang aku hidupi selama 9 tahun”

REVO

Akhirnya motor yang kami tunggu-tunggu hadir juga. Sekali terima kasih banyak bagi banyak pribadi yang sangat mendukung lewat doa dan dana tersedianya kebutuhan JOY Timoho ini. Terima kasih banyak kepada keluarga Mas Irawan, keluarga Pace Will, keluarga Kak Lily dan Cing-cing yang sangat punya hati mendukung kesempatan ada motor baru.
Akhirnya kami kredit motor HONDA REVO second tahun 2008.
Setiap bulan Rp 350.000 akan kami kirim untuk kredit motor ini.
Sangat besar pengaruh dari tersedianya motor ini. Kami bisa mengurangi beban meminjam motor dari orang lain ketika hendak pergi untuk acara-acara yang JOYers Timoho ikuti.
ALLAH ITU LUAR BIASA

terakhir

Tanggal 20 aku akan sharing firman terakhir di JNP. Bersyukur karena judul dan teksnya sudah aku dapatkan. Tolong doakan persiapannya.
Tanggal 27 adalah pengambilan hasil tes IELTS. Aku sangat rindu diberi hikmat dalam persiapannya. Menantang sih.,,
Mulai tanggal 18 Maret, tiap Rabu sore aku ikut Sekolah Penulis yang diadakan di Yayasa Gloria. Aku juga berdoa agar satu orang teman Timoho, Edo punya sponsor agar bisa ikut juga. Dia adalah koordinator buletin JOY Timoho. Sebelumnya, tanggal 7 Maret akan ada pertandingan persahabatan futsal antara JOY Timoho melawan JOY Maguwo.
Akhirnya aku juga akan mengakhiri banyak hal yang sudah menjadi kebiasaanku hampir 3 tahun. Aku tidak lagi menjadi gitaris di doa pagi. Ada penerusku, yaitu Nedi.
Aku juga tidak akan memegang kepala Endang. Tidak akan lagi ada setting JNP. Aku tidak akan lagi ketemu para pekerja yang gila-gila. Aku tidak akan lagi berdebar-debar menanti datangnya berkat Allah bagi kebutuhan finansial JOY, terutama ketika mau membayar listrik dan telepon, sewa bis, sewa Aula Wisma Immanuel, apalagi mendekati tanggal 24 tiap bulan yang adalah hari pembagian berkat bagi para pekerja. Wow, pengalaman yang tidak tergantikan. Thanks God.

MEMORY

Aku sangat bersyukur untuk banyak orang yang sudah terus menerus mendukungku selama aku melayani di JOY. Aku minta maaf jika aku lupa menyebutkan dirimu wahai saudaraku. Terima kasih untuk keluargaku, Papi Mami, Richard dan Rilia adik-adikku yang luar biasa hati dan tindakan dalam mendukungku secara pribadi maupun pelayananku.
Terima kasih untuk Oce yang sudah mendampingiku selama ini, keluarga Pak Kyung yang sangat peduli kehendak Allah, Mas Gugun yang sabar mengarahkanku untuk berubah, Kak Ika Shekar yang mau mendengarkanku, Mas Ima mantan leaderku, Kak Desy leader terakhirku, Endang, Asti, Itho, para pekerja JOY lainnya yang “gila”, Bos Felix, Bang Tarigan, Danger, Ans, Dety, Seka, Owen, Nedi, Yanto, Mas Untung, Oscard, Diedin, Pace Devie, Kak Betty, Cing-cing, Meis, Kak Esa, Ina, Keluarga kak Lily, Bune, Sally, Nonee Masda, Can-can, Meis, mbak Rini dan Shinta, Rombenk, Arie
Saudara Koreaku Narae dan Hye Sun yang luar biasa. Teman-temanku di luar JOY, Ivan, Andrew, Evelyn, Elis, Maria dan juga Thomas serta DS.
Setiap orang sangat memberkatiku dengan cara mereka masing-masing mendukungku. Aku mendoakan setiap pribadi setiap hari. Aku memohon pada Allah biarlah kasihNya dan penyertaanNya selalu diyakini oleh setiap pribadi setiap hari, di saat hari cerah maupun hari mendung atau hujan.

JOY ≠ Yesus

February 10th, 2009 by godlifjoy

Yesus memilih 12 orang untuk menjadi muridNya. Yang dilakukan oleh Yesus tidak sekedar mengumpulkan mereka satu minggu sekali tiap hari Selasa malam jam 18.30 untuk memberikan mereka materi pelatihan.

Yesus juga tidak sekedar bertemu mereka untuk sharing firman tiap hari Jumat seminggu sekali, atau meminta mereka sharing quiet time tiap seminggu sekali di cell group

Yesus juga tidak menciptakan 8 ministry agar 12 orang ini bisa mengekspresikan diri atau mengumpulkan minat dan bakat.

Yesus tidak sekedar ngajak mereka jalan-jalan ke pantai atau makan bareng satu bulan sekali

YESUS HIDUP BERSAMA MEREKA 7 x 24 jam!

Dia membangun relasi yang dalam dengan mereka. Dia terbuka untuk segala pemikiran atau kesedihannnya hanya kepada mereka.

Dia memberikan teladan kepada mereka secara terbuka karena Dia hidup bersamaNya. Akhirnya mereka menjadi seperti Yesus, mengikuti teladannya dan menjadi rasul memberitakan kabar keselamatan.

Di JOY, saya tidak menemukan sosok Yesus yang hadir mendukung orang lain 7 x 24 jam. Itu tidak mungkin

HIDUP BERSAMA tidak memberi pengaruh jika hidup bersama itu hanya sebagai keharusan karena status saya sebagai pekerja JOY, leader atau tim inti. Hidup bersama tidak berarti setiap hari bertemu, namun apakah hati bertemu setiap hari, lewat mendoakan, lewat keterbukaan, lewat kasih dan kelemah lembutan, lewat kerendahan hati, humor tetapi juga ketegasan alias disiplin. Yesus menjadi semuanya itu. Dia bisa disebut sebagai sahabat yang baik juga karena berani bukan hanya terbuka dan menerima muridNya apa adanya. Tetapi membuat mereka menjadi lebih baik. Menegur mereka jika mereka salah.

Aku berharap ada spirit LIVE TOGETHER hadir di JOY menjadi kesempatan JOY tidak lagi berhenti di angka 200 jumlah anggotanya, namun bertambah karena setiap orang punya spirit LIVE TOGETHER sehingga JOYers menjadi CONTAGIOUS CHRISTIAN.

 

S.O.F

 

Bagai disambar kilat ketika ada berita satu teman yang aktif di JOY Timoho memutuskan ikut Tiahshi (MLM).. Satu lagi sudah memilih aktif di organisasi kampus. Satu orang lain lagi kemungkinan menyusul.

Selalu memang fenomena ini menjadi tantangan bagi JOY Timoho, tetapi bagiku sudah sedikit kecolongan nih. Mereka yang keluar belum aktif di ministri..sedikit menyesal karena aku berpikir godaan yang paling besar untuk tidak aktif di Timoho adalah libur panjang tengah tahun. Namun ternyata sedikit terabaikan bahwa sebelum libur panjangpun, godaan untuk tidak aktif bisa muncul kapan saja.

Karena itulah, aku bisa katakan saat ini di JOY Timoho berkumandang S.O.F. Jika ada keadaan darurat, biasanya orang menggunakan kode S.O.S (Save Our Soul) agar diselamatkan oleh regu penyelamat. S.O.F kepanjangan dari Save Our Family. Segala bentuk program yang dibungkus dengan komitmen doa dan kunjungan menjadi salah satu fokus  JOY Timoho agar bisa menyelamatkan anggota keluarga..nikmat sekali bisa belajar hal baru. Ternyata membangun keluarga itu tidak hanya bertumbuh tetapi juga menjaga agar yang bertumbuh ini bisa berakar dengan kuat.

Mmm…sebelum terlambat, dengan jumlah anggota keluarga yang besar, harus ada metode penyelamatan dan pengakaran yang sesuai dengan jumlah..tidak mudah memang..tetapi menarik dan menantang berpartner dengan Allah. God is our strength.

 

Kotagede

 

Tanggal 8 Februari menjadi waktu yang spesial. Tim inti JOY Timoho akan vision meeting pertama kali di tahun baru. Kami akan menginap di satu rumah di daerah Kotagede. Rumahnya besar, dua tingkat dengan kasur yang lebih nyaman dari kasur kami. Selain itu ada televisi 35 inch!!! Gede tenan..

Tapi yang penting adalah kami bisa menggunakannya tanpa memungut biaya karena pemiliknya kenal dekat dengan salah satu anggota tim inti.

Tolong doakan agar kami mulai dari sekarang semangat memikirkan evaluasi secara pribadi dan tim pelayanan kami serta ide-ide untuk JOY Timoho semester ini.

Kami rindu disegarkan apa arti kami sebagai tim inti, apa yang bisa kami tingkatkan dan apa yang bisa kami bagikan bagi teman-teman Timoho.

Tolong doakan agar Roh Kudus menuntun kami dalam merencanakan berbagai program.

 

Sweet 18

 

Sempat aku sedikit kecewa kepada beberapa teman JOY Timoho yang mendadak membatalkan keikutsertaannya di Retreat Becoming Contagious Christian di Kaliurang tanggal 14-18 lalu.

Namun setelah selesai retreat aku sungguh bersyukur ada 18 orang anggota JOY Timoho (dari 26 orang yang mendaftar) ikut Retreat ini. Jumlah yang tiga kali lipat lebih banyak dari jumlah peserta General Retreat tahun lalu dari JOY Timoho.

Sebagian besar dari mereka adalah anggota baru. Sungguh bersyukur karena banyak hal terjadi di retreat ini.

Beberapa teman menerima Yesus Kristus sebagai juruselamat mereka secara pribadi.

Salah satunya adalah Roni. Adik kecil ini sangat mudah disukai orang termasuk peserta retreat. Dia juga semakin terpacu untuk berubah dari kebiasaan lamanya karena ada waktu sharing dengan Lisye, salah satu pekerja JOY.

Lain lagi dengan satu orang teman Timoho yang menangis diam-diam di pelukan Roni sambil berkata, “Roni, terima kasih beta su diajak ke acara ini. Beta pasti sangat menyesal kalau tidak ikut”.

Selanjutnya teman ini mau terbuka tentang masa lalunya yang bisa dikatakan akan membuat banyak orang shock. Selain itu dia sangat semangat mengajak kembali teman yang sudah lama tidak ikut acara JOY Timoho dan ikut ministri.

Selain itu teman-teman ini bisa semakin mengenal teman-teman JOY yang selama ini mungkin mereka tidak tahu atau hanya sekedar menyapa basa-basi saja.

Dari pengenalan yang lebih dalam ini mereka bisa sharing satu sama lain dan saling menguatkan serta semakin percaya diri berelasi dengan orang lain.

Aku sangat bersyukur karena banyak pribadi yang mendukung agar 18 teman ini bisa ikut retreat, terutama karena kebutuhan finansial mereka. Terima kasih untuk Mas Gugun, Felix, JOY HRD crew, papa mamaku serta teman-teman lain yang mungkin aku lupa. Tidak lupa terima kasih untuk setiap dukungan doa dan percakapan yang dibangun dengan teman-teman Timoho yang memberi pengaruh besar bagi mereka.

 

“bergaullah dengan orang yang mempunyai global sense agar kita juga tertular”

 

KEADAAN BERUBAH

 

Tanggal 28 Januari dan 2 Februari lalu aku tes TOEFL di UGM. Bersyukur karena hasilnya cukup memberi semangat padaku. Aku ingin ikut tes TOEFL Resmi yang diakui secara internasional. Rencananya bulan Maret diadakan di Yogyakarta. Tolong doakan untuk kebutuhan dananya, cukup besar US $ 150.

Mmm…bulan ini penentuan apakah aku bisa ke Filipina untuk sekolah atau tidak. Jika sampai akhir Februari kebutuhan finansialku belum ada kepastian siapa yang mendukung secara penuh, maka aku harus mengambil “plan B”, alternatif lain.

Bersyukur karena ada satu orang teman Korea yang berkomitmen mendukung US $ 30 per bulan jika aku diterima sekolah di Filipina.

Bulan ini kursus komputer di NTC dimulai kembali, menyelesaikan periode bulan November Desember 2008. Tolong doakan agar aku semangat menyelesaikan handout dan mengajar.

Tolong doakan juga pembagian waktu untuk mempersiapkan diri tes TOEFL resmi dan juga membaca beberapa buku yang berisi tentang dasar-dasar teologia yang bisa menjadi bekal ketika aku masuk sekolah.

Selain segala aktivitas itu, aku juga diundang sharing di vision meeting BAT Crew (tim inti mass meeting Ranch Babarsari) tanggal 7 Februari. Tolong doakan persiapannya dan hikmat dalam sharing.

Tolong doakan juga agar aku bisa menjaga kesehatanku di tengah segala kesibukan ini. Doakan agar aku tetap punya waktu berkualitas untuk berdiam diri.

Tanggal 22-23 Februari akan ada Core Members Camp di Omah Jawi, Kaliurang. Aku memang tidak secara langsung menjadi pembicara salah satu sesi, tetapi tolong doakan agar aku bisa melayani sesuai tanggung jawabku sebagai pekerja saat event tersebut.

Februari biasa orang bilang “Bulan penuh Cinta”,,,tetapi bagiku bulan ini bulan penyesuaian diri bagiku untuk keadaanku yang akan berubah satu bulan lagi karena tidak lagi menjadi pekerja JOY.

 

 

MELEMBUTKAN HATI

Ketika masih menjadi mahasiswa, aku sering sekali ngumpul dengan JOYers lainnya untuk membicarakan tentang JOY, termasuk kebijakan yang diambil para staf. Apa yang kami bicarakan aku sadari sekarang sangat tidak obyektif dan tidak berimbang sehingga yang ada hanyalah pandangan negatif atau sisi negatif yang dibesar-besarkan dari setiap kebijakan tersebut. Imbasnya adalah kesan negatif muncul pada para staf masa itu.

Ketika aku menjadi pekerja JOY dan masuk ke rapat staf, aku sadar dan menyesal selama ini aku memiliki pandangan negatif kepada para staf. Aku sadar bahwa mereka berjuang keras dalam ketidaksempurnaan mereka, mereka dengan tulus dari hati mau membantu semaksimal mungkin setiap anggota JOY untuk berubah dan bertumbuh.

Aku sadar juga bahwa aku harus menghargai pendapat orang lain yang berbeda dengan diriku. Pendapatku tidak harus aku pegang erat hingga ketika keputusan yang diambil berbeda dariku, aku tetap “ngomong di belakang, memengaruhi JOYers lain, dan menimbulkan kesan salah dari keputusan yang sudah diambil JOY”. Apabila aku melakukan itu, itu hanya melemahkan JOY bukan membuat perubahan. Aku tetap harus mengambil langkah sesuai dengan yang disepakati karena aku berada di rapat tersebut dan aku sudah diberikan kesempatan berkomentar.

 

7, KP, Left Hand, 20 ke 15

 

Bersyukur karena bulan lalu ada 7 orang mahasiswa anggota JOY Timoho mendapatkan beasiswa dari kampus mereka masing-masing. Lumayan untuk hidup satu bulan. Dengan kondisi ini mereka berbagi sukacita dengan mendukung pelayanan JOY Timoho lewat perpuluhan mereka dan bisa juga dukung operasional JOY.

Ada dua orang mahasiswa yang sedang Kerja Praktek (KP) di JOY bernama Gina dan Yuce. Mereka menolong JOY membuat database alumni di Departemen Manajemen. Tolong doakan KP mereka berjalan dengan lancar sesuai target.                                                              

Ketika tes TOEFL aku perhatikan sedikit diskriminasi terjadi dari pembuat kursi tes. Sama seperti kursi pelatihan di JOY, kursi di tes TOEFL yang juga menyatu dengan meja didesain hanya untuk orang yang biasa menulis dengan tangan kanan. Orang yang menulis dengan tangan kiri (left hand) seperti diriku sangat kesulitan dalam mengerjakan soal..he…he..

Bulan lalu aku cukup senang karena harga bensin turun lagi. Ini sangat berpengaruh pada pengeluaranku dalam transportasi. Untuk mengisi full tangki bensin sebelum harga BBM turun, aku harus mengeluarkan uang Rp 20.000. sekarang bisa hemat Rp 5.000 karena hanya mengeluarkan Rp 15.000.

 

 

 

KAPAN NIKAH?

January 10th, 2009 by godlifjoy

Geli juga mendengar salah seorang adik bertanya kepada pacarnya, “kapan kak Godlif menikah?”… selain mereka, hampir semua teman lama atau keluarga besarku yang berkomunikasi denganku selalu menanyakan hal itu.
Selalu ada dua pertanyaan penting ditanya oleh setiap orang yang sudah lama kenal kita entah itu teman lama atau keluarga kita. Pertama, “di mana kamu sekarang kerja?” dan kedua, “apa sudah punya pasangan? Atau sudah menikah? Atau kapan menikah?” sejenis itulah.
Umurku sekarang 26 tahun. Tahun 2009 akan memasuki umur 27 tahun. Dua pertanyaan di atas memang adalah dua dari tiga pertanyaan dasar dari setiap manusia. (pertanyaan pertama, “apa yang kamu percayai?”—pertanyaan tentang pekerjaan, berkaitan dengan jawaban dari pertanyaan pertama, “apa yang kamu lakukan untuk hal yang kamu percayai?)
Sebagai pribadi yang meyakini Allah adalah pemilik hidupku, tentu aku harus menjawab dua pertanyaan tersebut tidak dengan sembarangan.
Addie MS pernah bilang, Allah selalu mempunyai alasan mengapa menempatkan manusia di satu Negara, di satu tempat.
Addie MS mungkin tidak pernah baca buku purpose driven life, tetapi apa yang dikatakannya bagiku sangat tepat. Aku ada di tempat tertentu karena ada rencana Allah, pekerjaan Allah bersama dengan diriku, bersama dengan hidupku, dengan setiap langkah sepanjang hidupku.
Jadi, dua pertanyaan di atas menjadi bagian dari tiga keputusan yang harus aku ambil di tahun ini.
DIMANA aku melayani ALLAH, DIMANA aku akan kuliah S-2, bagaimana MASA DEPAN PERENCANAAN MENIKAH. .
Tolong doakan diriku saudaraku, agar 3 keputusan yang harus aku ambil tahun ini benar-benar adalah keputusan yang aku sadari dengan damai sejahtera bahwa itu adalah kehendak Allah bagi pekerjaanNya sepanjang hidupku.

“Setiap keputusan adalah pilihan pribadi, namun setiap keputusan diambil dengan hikmat dari Allah, bimbingan Roh KudusNya, dan konsultasi dengan sahabat, orang tua serta setiap orang yang mengenalku dekat dan dalam serta dewasa.”

Review
Campur tangan Allah di JOY Timoho dimulai dari Januari 2008. Ada beberapa alumni yang mendukung secara finansial beberapa teman Timoho ikut General Retreat (GenRE). Aku bersyukur karena dukungan tersebut karena secara finansial uang Rp 60.000 sangat besar bagi mereka. Kesempatan ikut GenRe memberi pengaruh positif pada hidup mereka. Dari semua yang ikut, hanya dua yang tidak lagi bergabung di JOY, lainnya sudah menjadi tim inti sekarang dan mendaftar menjadi calon staf(Nelson, Invi, Arnol, Edo, Edi, Nedi, Yanto). Aku berdoa agar tahun ini ada kesempatan teman-teman baru bisa ikut Retreat BCC.
Lalu kami bersyukur untuk tersedianya homebase bagi Timoho bulan Maret. Pengaruh besar bagi pelayanan di Timoho. Dari awal 2007 anggota aktif 10 orang, awal 2008 20 orang, di akhir 2008 ada sekitar 40 orang. Salah satunya karena kedalaman relasi kami di dukung kesempatan mengembangkan diri lewat kursus komputer, gitar dan bahasa Inggris di homebase serta olahraga bareng tiap Sabtu karena homebase dekat stadion sepakbola. Event lain yang berpengaruh adalah Timoho Members Weekend yang diadakan dua kali
Sudah dua periode kursus komputer dengan jumlah peserta sekitar 18 orang. Kebutuhan operasioanal homebase seperti listrik dan koran bisa dicukupkan secara mandiri.
Segala puji syukur hanya bagi kemuliaan Allah yang ajaib karyaNya.

Telanjang

Selama 8 tahun diriku bergabung di JOY, tidak pernah ada satu orangpun aku lihat berani dating ke JOY teutama Friday Meeting atau J-Nite Party dengan telanjang dada. Tetapi saat Natal JOY, ada satu orang yang berani. Dia memang telanjang dada karena peran yang ia mainkan. Namanya Jemi, asal Papua. Dia berperan sebagai Pit Hitam “ajudan” Santa Claus.
Jemi sendiri adalah pribadi yang menjadi salah satu ucapan syukurku di akhir tahun. Dia kuliah di APMD angkatan 2007. sejak pertengahan tahun lalu dia tinggal di NTC (homebase JOY Timoho) bersama aku dan 4 orang anggota JOY Timoho lainnya. Dia mengalami banyak perubahan. Dia semakin rajin quiet time (saat teduh), aktif di ministry, dan akhirnya dia diangkat menjadi salah satu tim inti di JOY Timoho. Sebelumnya, dia sudah sering diajak untuk bergabung di JOY Timoho, namun baru pertengahan tahun 2008 dia berkomitmen
Semangatnya untuk berubah, mau mendengar nasehat, dan bertanggung jawab atas setiap kepercayaan sungguh membuatku terharu.

Life Changing = Jaring Laba-laba

Bagiku tahun 2008 adalah tahun ucapan syukur bukan karena semakin banyaknya anggota JOY TImoho (sekitar 40 orang), bukan karena adanya NTC, bukan karena adanya kursus komputer ataupun buletin JOY Timoho yang mandiri, tetapi karena PERUBAHAN HIDUP yang kulihat dari setiap teman-teman yang bergabung di JOY Timoho sejak pertama kali aku melayani tahun 2007. Pengenalan akan Allah secara pribadi, perubahan prinsip hidup sesuai nilai-nilai JOY, serta pengembangan diri dalam minat dan bakat mereka. Mereka semakin percaya diri ketika memikul tanggung jawab yang dipercayakan kepada mereka.
Saya ingat Ospen yang sempat keluar dari JOY tanpa alasan yang jelas namun akhirnya kini menjadi Leader. Satu per satu dari teman-teman menjadi pribadi yang lebih baik.
Saudaraku, tolong doakan agar lewat program dalam perencanaan JOY Timoho tahun ini kami bisa memberi wadah yang nyaman agar mereka memilih untuk menjadi bagian lebih dalam lagi di JOY Timoho dan bertumbuh dalam proses yang di dalamnya Allah bekerja. Aku sadar bahwa perubahan hidup adalah hasil dari jaring laba-laba. Tidak semua hal bisa dilakukan sendiri oleh kami di Timoho untuk menyadi wadah perubahan hidup. Kami membutuhkan hati, dukungan dari setiap elemen di JOY, seperti kedalaman relasi, buku quiet time, konser doa dan doa puasa, Tuesday dan Thursday Prayer meeting, ministri yang di dalamnya terbangun spirit dan nilai-nilai JOY, pelatihan serta event-event tahunan seperti General Retreat serta seminar-seminar lainnya. Jika jaring laba-laba tersebut terjalin dengan kuat dengan campur tangan Allah , maka aku yakin kerinduanku di tahun 2009, teman-teman yang bergabung di tahun 2008pun mengalami perubahan hidup sama seperti angkatan 2007 bisa terjadi.
Badan Jatuh

Aku sangat menikmati kesempatan melayani di JOY Timoho karena banyak hal baru yang bisa aku dapatkan ketika hidup bersama setiap teman-teman yang ada di Timoho. Ada kesempatan bisa semakin memperkaya hidupku dengan budaya yang berbeda dengan budayaku sendiri. Salah satunya adalah kata-kata yang sering mereka gunakan. Misalnya, karena kesulitan keuangan, mahasiswa yang kuliah di Timoho sering menggadaikan barang-barang berharga mereka seperti Handphone. Jika ditanya kenapa nomor HP tidak aktif, mereka menjawab dengan santai, “HPku sedang disekolahkan”. Mereka mengganggap pegadaian itu sekolah.
Lalu istilah di Papua, jika berat badan turun, disebut “badan jatuh”. Jatuh dari mana? He..he.. Indonesia memang kaya sekali. Suatu waktu, ketika ada teman yang baru pulang refreshing dengan naik mobil yang supirnya bernama Torang (orang Batak), dia berkata kepada kami ketika sedang ngumpul makan snack di NTC, “Torang memang sudah mahir bawa mobil”. Teman Papua yang tidak ikut yang mendengar perkataan itu tiba-tiba merespon perkataan itu dengan berkata, “jadi kalian semua bisa menyetir mobil ya?” kami semua bingung?? Setelah beberapa saat kami sadar bahwa di Papua kata “torang” artinya “kita orang” = kami. Meledaklah tertawa kami sambil menjelaskan yang sebenarnya kepada dia. Wah…untung arti katanya bukan arti yang negatif atau jorok…

3 in 2009

Tahun ini dimulai dengan aku sharing firman di JNP tanggal 9 Januari. Tolong doakan persiapannya.
Setelah itu ada Retreat Becoming Contagious Christian (BCC)sebagai General Retreat tahun ini. Pembicaranya adalah Pak Son.
Jika kita makan teratur 3x dalam sehari dengan makanan bergizi (4 sehat 5 sempurna), maka niscaya berat badan kita bisa ideal dan sehat serta bisa banyak berkarya dalam berbagai cara.
Dalam satu tahun, bagiku JOY juga perlu melahap tiga hal agar JOY semakin “sehat” dan “banyak berkarya”
Hal yang pertama, DISCIPLESHIP. Sangat besar peran pemuridan bagi perubahan hidup seseorang. Contoh paling kuingat bagaimana Timotius dimuridkan oleh Paulus. Lewat kedalaman relasi dan teladan serta penyertaan Roh Kudus, Paulus memberi dirinya bagi Timotius sehingga Timotius mengikuti jejaknya dengan bekal yang cukup. Tolong doakan setiap perencanaan DISCIPLESHIP JOY yang sudah dirancang agar berjalan dengan penyertaan Allah.
Hal kedua adalah DOA. Apa yang sudah dimulai dengan baik lewat gerakan doa tahun 2008, kiranya semakin ditingkatkan sehingga hingga level anggotapun punya semangat berdoa dan pada akhirnya merasakan KARYA dan TUNTUNAN ROH KUDUS semakin nyata dalam hidup mereka.
Yang terakhir adalah KEUANGAN. Bersyukur tahun lalu local supporting dari keluarga besar JOY (alumni dan mahasiswa) telah mendukung 25% dana staf maupun operasional JOY. Tantangan besar terutama lewat kebutuhan operasional di tengah krisis global yang belum mereda dan belum adanya profit center. Tolong doakan agar setiap bagian di JOY semakin mandiri dalam mencukupkan kebutuhannya. Aku secara pribadi mengambil langkah iman mendukung operasional JOY 50% lebih banyak dari tahun lalu dan mulai Februari 25% dari gajiku aku berikan kepada para pekerja baru JOY yang mendaftar karena cukup banyak yang akan mendaftar tahun ini.
3 hal ini pada akhirnya kuberharap membuat setiap pribadi yang selesai dari JOY pada akhirnya menjadi Hamba yang setia dan bijaksana, memiliki peran bukan hanya untuk diri sendiri tetapi masyarakat di sekitarnya (Mat 24:45).

PUNCAK

Selama dua hari satu malam aku dan keluargaku bersama semua pekerja (keluarga Hamba Tuhan, staf admin, koster serta keamanan) di gereja tempat orangtuaku melayani, yaitu GKY VTI (gereja cabang) dan gereja induknya (GKY Puri Indah) menyepi di daerah Puncak, Bogor.
Ada kesempatan bisa refreshing, semakin membangun kebersamaan, serta mengekspresikan kegilaan ala JOY lewat sesi talent show (idenya dari adikku, Richard—alumni JOY) serta main TENIS MEJA! Sudah lebih dari 7 tahun tidak menyentuh olahraga yang sejak kecil menjadi salah satu kegemaran keluargaku. Kami berlima main bergantian bersama…

Di Persimpangan

Selama dua minggu berlibur di rumah orang tua banyak hal yang terjadi. Aku sunggu menikmati kesempatan belajar menunggu kehendak Tuhan tentang masa depan kerinduanku sekolah.
Saat di Tangerang ada kesempatan sharing dengan hamba Tuhan di gereja tempat orang tuaku melayani. Dia memberitahu bahwa dia akan sharing kerinduanku ini kepada bagian misi dari gereja. Lalu dia juga menawarkan untuk melihat satu sekolah teologia di Taiwan yang menawarkan beasiswa kepada orang Indonesia dan dia diberi kepercayaan oleh sekolah itu untuk merekomendasikan calon mahasiswa.
Namun, ada banyak relasi yang baru terbangun berkaitan dengan Filipina. Ketika JOY nite aku bersyukur bisa berkenalan dengan wanita Filipina yang satu sekolah dengan Bang Sopar dan memiliki teman yang sekolah di ATS (sekolah teologia yang aku doakan di Filipina). Lalu ada satu misionaris Indonesia yang aku kenal karena dulu mahasiswa papaku. Selain itu salah dua alumni (Kak Puput sharing ke Kak Priski) memperkenalkanku dengan Pendeta Filipina temannya Kak Priski.
Aku memutuskan jika hingga akhir Februari belum ada kepastian dukungan finansial untuk sekolah di luar negeri, aku memfokuskan pendaftaran di SAAT Malang.
Sementara aku masih menjalankan semua proses komunikasi dan informasi di semua sekolah teologia (Filipina, Singapura, Taiwan, dan Indonesia)
Aku rindu peka kehendak Allah.

Pokok Doa
• Bersyukur bisa menikmati liburan bersekutu dengan keluargaku
• Bersyukur ada dua teman Timoho yang mau mendaftar menjadi calon staf JOY (Nedi dan Yanto)
• Doakan kebutuhan finansial JOY bulan ini
• Doakan hikmat dalam mendelegasikan tanggung jawabku kepada teman-teman di Manajemen dan Timoho
• Doakan untuk perencanaan tahun 2009 terutama sekolah lagi (kepastian tempat sekolah dan kecukupan dana)
• Doakan agar teman-teman Timoho dicukupkan biaya mengikuti General Retreat

Pelari Jarak 10 km

December 13th, 2008 by godlifjoy

Bagiku secara pribadi aku lebih menghargai pelari 10 kilometer atau pelari marathon daripada pelari 100 meter atau 200 meter.

Pelari jarak pendek (100 m  atau 200 m) hanya mengalami masa perjuangan dalam waktu singkat (sekitar 10 detik) dalam perlombaan tersebut. Sedangkan pelari jarak jauh (10 km atau marathon) perlu menempuh perjuangan yang lebih lama.

Tentu ada perbedaan dalam banyak hal. Daya tahan tubuh harus lebih kuat. Kemudian mental juga harus lebih kuat. Strategi juga berbeda. Pelari jarak pendek sudah harus berlari cepat sejak start, namun pelari jarak jauh tidak langsung berlari cepat. Mereka harus mengatur rencana yang tepat kapan waktunya berlari cepat.

Selain itu, jika diperhatikan lebih detail, pelari jarak jauh juga memiliki tim yang menemani mereka sepanjang lomba. Mereka tidak berjuang sendiri selama perlombaan seperti pelari jarak pendek. Tim membantu mereka untuk mendapatkan suplai minuman dan juga memberitahu jarak dan waktu serta posisi mereka.

Pelayananku bisa dikatakan seperti perlombaan lari jarak jauh 10 km. Garis finishnya adalah perubahan pribadi yang aku layani terutama pengenalan pribadi mereka dengan Allah, relasi mereka dengan Allah dan sesama, pengembangan pribadi mereka dan ujungnya mereka mau melakukan sesuatu bagi orang lain baik itu daerah mereka atau bangsa ini.

Untuk mencapai garis finish tersebut butuh daya tahan yang baik, butuh mental yang kuat serta strategi yang baik juga. Tidak akan bisa aku bertahan hingga garis finish jika aku sendiri tidak terus menumbuhkan imanku serta melengkapi imanku dengan kebajikan, dan kepada kebajikan pengetahuan, dan kepada pengetahuan penguasaan diri, kepada penguasaan diri ketekunan, dan kepada ketekunan kesalehan, dan kepada kesalehan kasih akan saudara-saudara, dan kepada kasih akan saudara-saudara kasih akan semua orang. (2 Pet 1: 5-7).

Dalam perlombaan ini, yang paling besar adalah bagaimana mengalahkan diriku sendiri untuk selalu punya pengharapan walau situasi seperti tidak ada harapan, selalu mau membuka diri menerima masukan dan belajar mengembangkan diri dari orang lain, dan membangun relasi yang dalam.

Perencanaan dalam perlombaanpun hal yang penting. Daya tahan sudah cukup tetapi dengan strategi yang tidak matang bisa membuat gagal mencapai garis finish.

Dalam pelayanan di Departemen Manajemen dan JOY Timoho, terutama tahun 2009 aku ingin semakin sadar bahwa perlombaan belum selesai. Daya tahan dan mental tetap dijaga, serta terus memohon Allah memberi hikmatnya untuk strategi, perencanaan yang tepat dalam menjalani perlombaan ini.

SELAMAT NATAL dan TAHUN BARU saudaraku. Kasih Allah yang SETIA terus menyertai kita semua.

 

 

 

FIT S di F.I.F

 Akhirnya JOY Timoho memutuskan untuk membeli motor dengan kredit. Motor yang kami kredit adalah HONDA FIT S tahun 2007 (second) langsung dari perusaahan kredit motor Honda F.I.F karena dukungan salah satu alumni JOY yang bekerja di sana sehingga kami mendapatkan diskon.

Kami membutuhkan dana kredit Rp 1.500.000. Bersyukur sudah ada Rp 1.100.000. Kami juga sedang berdoa untuk biaya balik nama serta pembayaran kredit selama 11 bulan yang membutuhkan dana Rp 313.000 per bulan. Secara pribadi aku berkomitmen perpuluhanku untuk kredit per bulan.

Saat ini kekuatan transportasi JOY Timoho terdiri dari dua motor (Motor KYmco dan Motor Seka) serta dua sepeda. Diriku berpikir, motor ini bisa menjadi hadiah Natal yang indah bagi keluarga JOY Timoho jika Allah berkenan mencukupkan biaya kredit dan bea balik nama bulan ini.

Aku juga berpikir untuk membeli dua buah sepeda @ Rp 300.000 jika kredit motor sudah lunas. Mungkin ini bisa menjadi solusi dalam kota ketika teman-teman membutuhkan transportasi untuk latihan di ministri. Tolong doakan agar aku mengambil keputusan sesuai dengan kehendak Allah.

Ini menjadi kekuatan bagiku untuk terus beriman dan menikmati petualangan iman tersebut dengan tersenyum mengingat setiap pengalaman yang unik yang Allah berikan bagiku dan JOY Timoho.

 

 2007+2008

 Antusiasme yang tinggi sangat terlihat di setiap sesi acara di Timoho Members Weekend III. Kebersamaan yang diinginkan bisa dirasakan. Teman-temanpun menikmati petualangan baru sebagai keluarga baru setelah multiplikasi.

Bersyukur karena dukungan untuk kebutuhan finansial acara ini dari para alumni dan keluarga kami.

JOY Timoho sekarang terdiri dari CM Ospen, CM Melky, CM Invi, dan CM Nelson. Ada banyak jawaban doa dari multiplikasi ini. Leader-leader yang baru bukan hanya berasal dari APMD saja, ada dari UTY dan juga STIE IEU. Selain itu ada satu leader perempuan. Ini menjadi ucapan syukur kami karena  mayoritas anggota JOY Timoho adalah laki-laki.

Jumlah anggota keluarga JOY Timoho sekarang sekitar 40 orang. Merinding aku melihat jika mereka semua mau terus dibentuk dan akhirnya berubah, dan mengajak teman-teman mereka, dan teman-teman mereka juga berubah, ada ssebuah kekuatan besar untuk mengubah Indonesia Tengah dan Timur.

Sebelum meninggal dunia aku ingin melakukan perjalanan ke JOY Kalabahi, JOY Ketapang,JOY Kaltim, JOY Kupang, JOY Sumba, JOY Ternate, JOY Maluku Utara, JOY Manokwari, JOY Serui, JOY Sorong. Mimpiku, 40 orang ini adlah pionir dalam membentuk JOY-JOY di atas. Sepertinya aku ingin merasakan seperti Rasul Paulus mengunjungi jemaat-jemaat di berbagai kota.

Setelah TMW ada 5 orang teman baru yang sepakat berkumpul tiga kali dalam seminggu untuk sharing kehidupan mereka. Mereka saling terbuka tentang kehidupan masa lalu mereka dan berkomitmen untuk saling mendukung untuk tidak lagi merokok, mabuk, nonton film porno dan mengeluarkan kata-kata kotor.

Sungguh aku berdoa dan terus berjuang keras memikirkan cara yang tepat untuk mendukung komitmen mereka ini.

 

Aku tidak ingin semangat ini hanya “panas-panas tahi ayam” aja. Aku secara pribadi belum berani mengatakan pujian bagi mereka. Aku menunggu (tentu dengan tetap mendukung) hingga 2 tahun lagi untuk memuji apa yang telah dilakukan 5 orang ini. Berharap mereka bisa tetap setia pada komitmen mereka, dan persahabatan mereka yang terus berubah membuat mereka menjadi orang Kristen yang menular.

Sudah banyak fakta mahasiswa yang bergabung di JOY pada awalnya semangat dan banyak yang terharu dengan semangat itu tetapi pada akhirnya mereka menghilang. Bagiku kepuasan dan kebahagian sesungguhnya selalu muncul dari perubahan jangka panjang. Bukan berarti aku tidak mengucap syukur, tetapi aku tidak mau terlena pada hal-hal yang memang biasa terjadi ketika seseorang baru masuk JOY. Berbunga-bunga namun pada akhirnya layu.

Sekarang ada angkatan 2007 (teman-teman yang masuk JOY Timoho 2007) dan angkatan 2008. Angkatan 2007 punya semangat, talenta dan pengalaman sedangkan 2008 ada antusias dan talenta lain yang semakin memberi warna bagi JOY Timoho. Dengan kedua angkatan ini, harapan ada sinergi yang membuat semakin banyak mahasiswa yang kuliah di Timoho melihat bahwa mereka BERANI BERJUANG BERBEDA dengan budaya dan lingkungan di Timoho. Akhirnya mereka tertarik melihat dari dalam mengapa mereka berbeda dan memutuskan untuk mau berbeda juga. 

 

New Timoho Foundation

 Akhir tahun ini aku menambah satu pokok doa tiap hariku. Aku berdoa berharap di masa datang aku atau siapapun yang punya hati untuk perubahan hidup di Timoho bisa membentuk sebuah Yayasan yang tujuannya memberikan beasiswa bagi mahasiswa yang kuliah di JOY Timoho. Fakta yang ada, sebagian besar teman-teman yang kuliah di Timoho sangat kesulitan dalam hal keuangan tiap bulannya. Teman-teman tidak punya tanggal pasti kapan dikirim uang makan. Kiriman tidak pasti jumlahnya. Ada yang 300 ribu saja tiap bulan, bahkan kurang. Segala cara mereka lakukan untuk bertahan hidup, termasuk hanya makan dengan sayur tanpa lauk. Jarang makan daging tentu memengaruhi kondisi fisik mereka untuk belajar dan kuliah apalagi aktif di JOY. Bagi mereka biasa, tetapi hatiku tidak tahan karena aku tahu tidak mungkin mereka bisa maksimal dalam perkuliahan dan pelayanan di JOY.

Aku berharap ada banyak yang peduli untuk bergabung dalam New Timoho Foundation (Yayasan Timoho Baru) untuk setiap bulannya minimal Rp 50.000 atau Rp 100.000 komitmen mengirim hingga 4 tahun (standar masa kuliah di Timoho). Paling tidak satu orang didukung 3 orang. Jadi 10 orang mahasiswa membutuhkan 30 orang pendukung (jika setiap pendukung mengirim @ Rp 100.000. Itu target awalku. Doakan agar aku mengerti apakah ini juga kehendak Allah.

 

Desember = Natal

 Tanggal 12 Desember adalah Natal JOY. Setelah itu ada acara spesial akhir tahun, tanggal 19 Desember dengan judul Worship Wave. Acaranya akan full Praise and Worship dengan jumlah song leader yang lebih banyak dari biasanya.

Di antara itu akan diadakan Retreat Pekerja tanggal 15-17 Januari di Pakem, Kaliurang. Tolong doakan agar hikmat Allah menyertaiku dan teman-teman pekerja lainnya untuk mempersiapkan pelayanan tahun depan.

Tanggal 20 Desember ada JOY Timoho Christmas. Bentuk acaranya sederhana namun dikemas dengan suasana yang bisa membuat teman-teman tetap menikmati Natal tanpa ditemani keluarga.

Dari tanggal 22 Des-3 Januari JOY secara administratif libur. Aku akan pulang ke rumahku Tangerang.

 

NEW KALABAHI

 Di surat doa bulan lalu aku menceritakan tentang bagaimana semangat Seka untuk memulai JOY Kalabahi. Sungguh bersyukur karena antusiasme anak muda di sana  yang luar biasa. Selama hampir satu bulan jumlah yang ikut cell group di atas 10 orang.

Banyak faktor yang menurutku memengaruhi perkembangan JOY Kalabahi, namun ada satu faktor yang cukup besar adalah Seka tidak berjuang sendiri.

Ayah dan Ibu Seka yang adalah pendeta di sana, serta ibu Pendeta yang adalah Istri Bupati Alor mau menjadi Advisor JOY Kalabahi. Mereka menerima gaya JOY karena orangtua Seka pernah tinggal di NTC dan bersentuhan dengan anggota JOY lewat acara JNP dan ucapan syukur wisuda Seka. Mereka punya pengaruh di sana sehingga ini membuka jalan agar pandangan orang di sana terbuka tentang budaya baru yang ingin dibangun lewat JOY.

Selain itu ada Lia, wanita perkasa yang sedang studi teologia yang juga sangat mendukung Seka dan terbuka menyesuaikan diri. Dia juga merindukan bisa membentuk JOY Kupang bersama Dange

INI SERIUS!

November 8th, 2008 by godlifjoy

 

Allah tidak main-main

 

 

Bulan lalu dalam surat doaku aku membagikan pergumulan kebutuhan transportasi yang cukup mendesak di Timoho. Saat itu kami masih membutuhkan Rp 350.000 lagi untuk uang muka kredit motor.

Suatu hari seorang alumni mengirim sms ke diriku dan mau mendukung dengan cara melakukan lobi ke kepala cabang perusahaan kredit motor Honda untuk memberikan diskon kredit atau ada kemungkinan dengan dana social perusahaan mereka, bisa dapat motor gratis.

Sms ini membuatku merinding bahwa Allah tidak main-main dalam sebuah rencana besarNya. Memang bukan berarti bukti dari Allah tidak main-main selalu dengan dipenuhinya doa kita, tetapi aku belajar bahwa Allah SERIUS PADA MAHASISWA, SERIUS PADA TIMOHO, SERIUS PADA INDONESIA TENGAH DAN TIMUR. Dia seolah ingin mengatakan kepadaku, “Godlif, aku tidak main-main dengan anak muda di Yogya, Aku sungguh rindu mereka mengenalKu, berubah menjadi lebih baik, dan memiliki masa depan yang cerah”, AKU HARUS LEBIH PERCAYA ALLAH SETELAH BANYAK PENGALAMAN IMAN BERSAMANYA,

Bersyukur karena dukungan alumni dan juga keluargaku yang tidak berhenti hingga saat ini. Selain sms itu, ada alumni dan keluargaku mendukung untuk uang muka kredit motor, sehingga sekarang sudah terkumpul Rp 1 juta. Aku sekarang tinggal menungu konfirmasi dari Allah.

Menjadi manusia pembelajar layak dilakukan olehku, tidak berhenti belajar, mengembangkan kapasitas, menghadapi tantangan bukan dengan mental memilih-milih berat ringannya tantangan tersebut sehingga aku berani bertemu muka dengan Allah dan berkata, “aku juga tidak mau main-main dengan Engkau ya Allah. Rasa malas, rasa nyaman tidak menjadi favoritku. Aku serius dalam segala tanggung jawabku.”

 

 

 

 

 

KEDEWASAAN

para psikolog mendefinisikan kedewasaan sebagai kemampuan untuk melepaskan kepuasan jangka pendek demi sasaran-sasaran jangka panjang”

 

Fruitful Relationship

 

 

Secara khusus bulan ini JOY Timoho dalam garis besar tema UNLIMITED GROWTH satu semester ini mengharapkan RELASI YANG BERBUAH dalam kehidupan setiap anggota keluarga JOY Timoho. Maksudnya kami merindukan ada relasi yang berbuah bukan hanya keaktifan di cell group, tetapi mereka juga mau mengembangkan diri dengan terlibat dalam ministri dan juga pelatihan. Namun, bukan berarti proses membangun relasi yang dalam dengan Allah dan anggota keluarga JOY Timoho lainnya berhenti. Insiatif, kemauan dan motivasi perlu ditingkatkan lagi untuk kedalaman relasi ini. Sayang sekali jika akhirnya JOY Timoho bubar karena tidak ada yang mau keluar dari zona kenyamanan untuk berinisiatif membangun relasi yang dalam.

 

Orang BERUBAH

 

Orang berubah ketika mereka
Cukup terluka sehingga harus berubah
Cukup belajar sehingga ingin berubah
Cukup mendapatkan sehingga dapat berubah
JOHN C. MAXWELL

 

Kleting Kuning menunggu

 

 

Seminar Oikuemene yang rencananya dilakukan tanggal 15 November akhirnya harus ditunda hingga waktu yang belum ditentukan karena salah satu pembicaranya, Frater Vincent masuk rumah sakit karena cacar air. Tolong doakan kesembuhan Frater dan juga hikmat dalam menentukan waktu seminar yang baru.

Tanggal 22-23 November akan diadakan Timoho Members Weekend III yang akan di wisma KletingKuning Kaliurang. Tolong doakan persiapan panitia dan juga kebutuhan financial untuk acara ini.

TMW yang lalu sangat memberi pengaruh besar bagi pandangan teman-teman Timoho, begitu jugalah harapan kami pada TMW kali ini, ada perubahan cara pandang yang bisa melihat hidup itu sangat berharga jika mau keluar dari zona kenyamanan untuk mengembangkan diri. Tolong doakan agar tujuan ini bisa tercapai. Kami berharap teman-teman lebih punya relasi yang dalam satu sama lain dan juga mengerti mengapa ministri ada di JOY dan layak dipilih mereka untuk mengembangkan diri,

Bersyukur karena dukungan alumni dan keluargaku sudah ada Rp 400.000 untuk biaya sewa Wisma. Kami masih berdoa untuk biaya konsumsi dan transportasi yang memang cukup besar kerinduan kami ada 40 orang yang ikut.

Bagiku TMW ini adalah sebuah INVESTASI NILAI. Dengan biaya TMW sebesar itu kelak aku berharap hasilnya di masa depan mereka menjadi leader-leader bagi JOY, bagi keluarga yang mereka bentuk dan bagi Indonesia.

 

Agnes Monica hadir

Departemen Manajemen kedatangan satu lagi pekerja. Namanya Itho. Dia adalah lulusan UKDW jurusan Ekonomi. Saat ini statusnya adalah Volunteer, namun dia sedang dalam proses penerimaan calon staf. Sambil proses berjalan dia sudah terlebih dahulu terjun ke lapangan.

Itho adalah penggemar berat Agnes Monica. Dia tahu segalanya tentang Agnes dan dia memiliki suara yang hampir menyamai Agnes. Hanya sedikit sumbang. Tetapi kami sudah terbiasa sehingga kamipun merasa Agnes Monica hadir di kantor JOY apalagi di ruangan Departemen Manajemen.

Tolong doakan proses adaptasinya dan juga biar kami bisa menikmati setiap proses pengenalan satu sama lain. Sungguh aku bersyukur karena ada satu orang lagi yang berani mengambil keputusan melayani Tuhan di JOY. Tidak mudah mengambil keputusan ini, aku sudah mengalaminya. Tantangan terbesar adalah dari diri sendiri dan keluarga. Jika memang itu panggilan Allah atau komitmen pribadi sebagai bentuk ucapan syukur karena JOY sudah mengubah hidup seseorang, langkah selanjutnya adalah BERANI MEMUTUSKAN. Itho berani memutuskan satu langkah dalam hidupnya.

 

 

 

 

 

 

kita suka melebih-lebihkan sebuah kesuksesan dan melupakan ada proses di balik kesuksesan itu. Setiap kesuksesan, setiap impian yang terpenuhi adalah karena kesetiaan pada prosesnya yang tidak selalu mudah” —John C. Maxwell

 

Dari Gejayan ke UKDW, dari Jogja ke Wisma Krakal Indah

 

 

Ketika jam 05.30 hari Minggu tanggal 26 Oktober aku berangkat gereja di GKI Gejayan, Alkitabku terjatuh dan tidak kutemukan. Aku sudah pasrah bercampur sedih karena Alkitab itu adalah hadiah dari teman homestayku ketika aku di Korea. Namun, hari Jumatnya, aku mendapatkan kembali Alkitabku, ada penjual gorengan yang menemukannya dan memberikannya kepada anak JOY! kok bisa ya dia ketemu anak JOY…dan ternyata dia ketemu anak JOY di daerah UKDW yang tidak kulewati ketika aku ke gereja. Aku sangat bersyukur bisa mendapatkan kembali Alkitabku.

Tanggal 26-29 para pekerja JOY mendapat kesempata refreshing dengan menginap di dekat pantai, tepatnya di Wisma Krakal Indah yang strategis karena dekat pantai Baron, Drini, Sundak dan Krakal sendiri. Bersyukur karena event ini sangat memberiku kesegaran baru dan juga sukacita. bisa mengekspresikan kegilaan di tengah para pekerja, bisa mengenal mereka lebih dalam dan kebiasaan masing-masing, bisa melihat momen-momen special di antara pekerja, dan juga menikmati belajar berenang, memberanikan diri menyeberang ke batu karang, menyelesaikan membaca buku dan saat teduh di tempat yang tenang walau terbuka. Mmm…alam yang indah membuatku menyembah Allah yang besar, pelukis yang Agung, dan arsitek paling top yang kukenal.

 

Guideline

Dua bulan lagi tahun 2008 berakhir. Waktunya untuk mempersiapkan diri untuk merencanakan tahun yang baru. Tolong doakan hikmat dalam menyusun perencanaan JOY secara keseluruhan, Departemen Manajemen, dan JOY Timoho dan diriku secara pribadi. Prinsipku adalah continous innovation. Tidak berhenti untuk berinovasi dengan tentu hikmat dari Allah, melihat apa yang masih bisa ditingkatkan, apa yang masih bisa dirubah, apa yang bisa ditinggalkan, apa yang bisa ditambahkan.

Tolong doakan aku tetap mengajar kursus komputer setiap Kamis, Jumat, dan Sabtu. Bersyukur karena kesempatan mengajar 102 dan juga calon staf membuatku sadar bahwa setiap pengalamanku sebagai anggota JOY, sebagai leader, sebagai calon staf dan staf sekarang, sebagai anggota keluarga, sahabat dan peran lainnya layak untuk “dikumpulkan” dan diolah menjadi sebuah konsep berupa “guideline” (petunjuk) yang bisa bermanfaat bagi orang lain yang kelak juga mengalami proses yang secara garis besar sama dengan diriku, seperti bahan 102 atau bahan pelatihan calon staf. Dengan begitu mereka bisa memiliki bekal yang lebih banyak untuk menghadapi tantangan. Bukan berarti aku lebih baik, tetapi aku sudah lebih dahulu mengalaminya.

Tolong doakan aku tanggal 16 November menjadi pembicara di Leaders Camp. Aku rindu bisa mendukung teman-teman mengalami rekonsiliasi diri sendiri yang membuat mereka bisa rekonsiliasi dengan orang lain dan diberi kekuatan baru dalam melayani sebagai leader.

 

 

 

 

November spesial

 

 

Satu tahun yang lalu, tepat di bulan November JOY Timoho melakukan multiiplikasi menjadi dua cell group,

Tahun ini pada bulan yang sama, di TMW tanggal 23 nanti kami akan multiplikasi lagi menjadi empat cell group.

Sungguh sangat special bulan November bagi JOY Timoho karena multiplikasi ini. Bagiku secara pribadi bersyukur bisa menjadi bagian dari pengalaman iman ini.

Rencananya CM Nedi dan CM Pak Camat (Yanto) masing-masing dimultiplikasi menjadi dua CM.

Yang perlu terus didukung dalam doa dan bentuk dukungan lainnya seperti sms atau telepon adalah yang akan memimpin empat CM yang baru ini adalah leader yang baru. Nedi dan Pak Camat sudah lulus dan mereka sudah layak naik level bukan sebagai leader lagi,

Karena itu kami memilih empat leader baru. Kami membutuhkan dukungan karena teman-teman yang diangkat menjadi leader tentu membutuhkan penyesuaian diri dengan tanggung jawab mereka yang baru. Tolong doakan agar mereka terus menjaga hati mereka untuk terbuka didukung lewat nasehat, mau terus belajar, dan tentu yang terutama mau terus menjaga hati untuk membangun relasi yang semakin dalam dengan Allah lewat quiet time dan doa.

Tolong doakan juga penyesuaian JOY Timoho dengan kondisi setelah multiplikasi. Hal-hal dasar seperti komitmen yang tetap terjaga, hati yang mau berjuang menjaga keutuhan cell group yang baru sebagai keluarga mereka, penyesuaian dengan relasi yang baru jdengan umlah anggota yang berbeda, regenerasi leader, serta hal-hal teknis seperti pengaturan tempat, waktu cell group, kebutuhan gitar, gelas dan piring serta pertemuan tim inti.

ALLAH DAN DIRIMULAH PENDUKUNG UTAMA JOY TIMOHO. Aku, tim inti JOY Timoho, anggota keluarga JOY Timoho tidak bisa bertumbuh tanpa dukungan setiap pribadi yang mengasihi kami.

 

 

 

 

Iblis tidak main-main

 

 

Selalu ada yang tidak suka dengan sebuah perubahan hidup kita yang berjuang bertumbuh dalam relasi kita dengan Allah. Ada banyak cara yang dilakukan Iblis agar aku, teman-teman Timoho, kita semua mengecewakanNya, tidak setia atau meninggalkan proses pertumbuhan kita.

Aku sadar Iblis juga tidak main-main dalam hal ini. Tetapi tantangan terbesar di JOY termasuk JOY Timoho adalah kekudusan dan profesionalitas.

Internet menjadi tempat favorit Iblis untuk tersenyum melihat anak muda jatuh dalam pornografi. Kebebasan karena jauh dari orangtua, lupa perjuangan orangtua dalam membiayai studi membuat banyak mahasiswa di Timoho yang tidak serius dalam studinya. Tidak masuk tepat waktu, tidak mengerjakan tugas dengan serius, tidak masuk kuliah karena begadang ngumpul dengan teman-teman, pacaran menjadi prioritas utama adalah sukacita Iblis.

TOLONG DUKUNG AKU DALAM DOA, BERPERANG DALAM ROH AGAR SETIAP ANGGOTA JOY TERMASUK TEMAN-TEMAN JOY TIMOHO BERADA DALAM KEMENANGAN DALAM HAL KEKUDUSAN DAN PROFESIONALITAS.

Tantangannya adalah apakah setiap anggota JOY mau terbuka. Bagaimana mau didukung jika tidak mau terbuka. Kadang gengsi, rasa takut dilihat kelemahannya, takut ditolak, tidak mau mengungkit kepahitan atau masa lalu membuat hidup seseorang memakai topeng selama di JOY.

 

POKOK DOA:

  • Bersyukur karena bisa menikmati pengalaman iman sepanjang bulan Oktober
  • Bersyukur untuk Itho yang bergabung di Manajemen
  • Bersyukur karena Allah bekerja melalui banyak alumni dan keluargaku untuk mendukung pelayanan JOY Timoho
  • Doakan untuk kepastian transportasi untuk JOY Timoho
  • Doakan hikmat dalam mempersiapkan perencanaan JOY secara keseluruhan, Departemen Manajemen, dan JOY Timoho tahun 2009
  • Doakan kerinduan mendapat beasiswa untuk S-2

  •  

C= S + nA

October 17th, 2008 by godlifjoy

Just do it!…

Setiap orang memiliki pergumulan masing-masing. Ada yang bergumul dalam manajemen waktu, ada yang bergumul dengan karakter diri sendiri atau orang lain, ada yang bergumul dengan kecanduan pada aktivitas tertentu, ada yang bergumul dengan dosa.
Orang bertambah dewasa ketika semakin mengenali dirinya sendiri dan segala karakter atau kebiasaannya, dan tahu kelebihan dan kelemahannya sendiri.
Ketika dia mengetahui ada pergumulan dalam dirinya, dari hati yang paling dalam ia ingin lepas dari pergumulan tersebut.
Jika orang tersebut mau terbuka dan tidak menjaga gengsi, dia mau sharing kepada orang lain tentang pergumulannya.
SHARING adalah satu bagian dari PERUBAHAN (CHANGE). Namun, rumus perubahan tidak selesai dengan hanya kita sharing kepada orang lain.

C (Change) = S (Sharing) + nA (next Action).
ACTION selanjutnya, tindakan selanjutnya perlu dilakukan. Dan semua itu tidak bisa benar-benar berubah jika tidak dimulai dari KESADARAN diri sendiri.
Orang bisa memberi solusi, memberi nasehat, tetapi jika dari dirinya sendiri belum mau melakukan tindakan selanjutnya pada pergumulannya, perubahan tidak akan terjadi walaupun dia sudah sharing berulang kali.
Sama seperti juga relasi dengan Allah. Ada kenyamanan dalam hidup dari Allah, kita lupa relasi dengan Allah. Ada penderitaan, kita juga lupa relasi dengan Allah. Jika ada banyak kesibukan kita lupa Allah. Jadi tanpa kesadaran diri sendiri siapa Allah dan mengapa penting berelasi dengan Allah, maka Allah itu akan seperti mainan yang sangat bisa hanya menjadi pribadi yang “digunakan” ketika kita sedang mood mau bermain denganNya.
Perubahan menuntut ACTION tanpa harus menunggu muncul perasaan-perasaan positif atau motivasi yang membuat kita melakukan perubahan. Kita sudah tahu tetapi kita belum melakuakn.Kita LAKUKAN dulu tanpa harus DIMOTIVASI. Just do it!…
Sunggu kerinduanku rumus ini terjaga dalam diriku, teman-teman mahasiswa di JOY dan juga keluargaku di manapun mereka berada.

TMW dan Seminar

Aku dan tim inti punya kerinduan anggota JOY Timoho lebih beragam, bukan hanya mayoritas dari APMD, tetapi ada dari kampus lain seperti STIE IEU dan UTY.
Kendala untuk mengajak teman-teman STIE IEU yang mayoritas wanita adalah mereka juga mayoritas beragama Katolik. Cara pandang dari daerah mereka masih belum menganggap bahwa Katolik dan Kristen tidak mungkin berkumpul bersama untuk beribadah atau bahkan menjadi satu keluarga dalam sebuah komunitas.
Karena itulah Tanggal 12 November JOY Timoho bekerjasama dengan UKM Protestan APMD mau mengadakan seminar tentang Oikumene yang tujuann membuka pikiran teman-teman Katolik agar mau bertumbuh bersama dalam iman kepada Kristus dalam JOY.
Pembicaranya adalah Frater Vincent dan Bung Nelles Sapulette. Tolong doakan persiapan panitia, pembicara dan dana yang dibutuhkan.
Tanggal 22 November kami juga mau mengadakan Timoho Members Weekend (TMW) di Kaliurang. Tolong doakan agar TMW ini membuat teman-teman bisa mengerti tentang pelayanan dan juga semakin akrab satu sama lain.
Tolong doakan persiapan panitia dan beberapa pembicara. Tentu biaya juga tolong didoakan.

“ kesuksesan yang besar menuntut tanggung jawab— setelah dianalisa, ternyata kualitas yang dimiliki semua orang sukses adalah kemampuan memikul tanggung jawab.” (MICHAEL KORDA)

UNLIMITED GROWTH

Tim inti JOY Timoho sudah melakukan vision meeting. Semester ini kami mengambil tema: UNLIMITED GROWTH. Kami rindu anggota JOY Timoho meningkatkan relasi dengan Allah dan sesama hingga tanpa batas, tanpa ada hambatan (dari diri sendiri atau dari orang lain). Mendobrak batas-batas yang secara tidak sadar terbangun oleh diri kita sendiri atau dari faktor eksternal yang menghambat relasi dengan sesama dan Allah.
Karena itu tiap bulannya kami merencanakan tim inti sharing buku dan juga bible study yang juga mengundang anggota JOY Timoho yang sudah lama tetapi belum menjadi tim inti. Selain itu tim inti sepakat untuk semangat ikut pelatihan agar semakin dibekali untuk mendukung teman-teman baru.
Kami juga berharap lewat planning bulan OKtober, teman-teman bisa mengerti juga tentang Quiet Time, tujuan hidup dan juga relasi dengan lawan jenis. Ini kami masukkan dalam monthly planning JOY Timoho dengan tema DEEP RELATIONSHIP.
Tolong berdoa agar teman baru juga terbuka untuk ikut pelatihan dan berpikir tentang ikut ministri. Ada beberapa yang sudah mau ikut, tetapi mayoritas masih belum mengambil keputusan. Dari perhitungan tantanganku ketika presentasi tentang JOY di APMD, mereka diminta aktif selama dua bulan hingga akhir Oktober, lalu bisa mengambil keputusan, apakah mau bergabung di JOY atau aktif di organisasi lain. Tolong berdoa agar aku dan teman-teman inti dan senior JOY Timoho bisa menjalin relasi yang dalam dan membagi kasih yang tulus sehingga mereka melihat mereka memiliki keluarga yang mendukung serta pada akhirnya melihat JOY menjadi komunitas yang tepat bagi mereka.
Sungguh aku berdoa untuk seorang teman yang bisa dikatakan dari sikapnya dia adalah “leader” di antara teman angkatan 2008 agar dia bisa terus mempengaruhi dan menggerakkan teman-teman baru terus aktif di JOY selama masa adaptasi ini hingga mereka benar-benar secara pribadi merasa nyaman di JOY.

JOY KALABAHI

Seka, salah satu alumni JOY Timoho yang berasal dari Kalabahi Alor telah kembali ke daerahnya.
Aku bersyukur karena semangatnya untuk melayani anak muda dan berjuang mendukung mereka untuk berubah.
September lalu dia membentuk JOY Kalabahi yang anggotanya adalah anak SMA dan juga mahasiswa perguruan tinggi yang ada di Kalabahi.
Ada banyak bekal yang ia sudah dapat selama di JOY Yogya dan itu merupakan modal yang berharga bagi JOY Kalabahi.
Tolong doakan untuk komitmen anggota dan juga semangat tim inti yang dibentuk. Tolong doakan juga agar ada kerjasama yang baik dengan perguruan tinggi yang ada di sana sehingga bisa mendukung dalam hal fasilitas dan jumlah yang bergabung bertambah.
Tolong doakan juga agar jika Allah berkenan kami bisa melakukan MISSION TRIP ke Kalabahi tahun depan. Biayanya tiap orang untuk transportasi Rp 1 juta. Kami ingin menabung dan juga mencari sponsor. Untuk penginapan dan makan selama di KAlabahi Seka sudah menjamin semuanya mereka yang dukung.

650.000

Tetap aku rindu JOY Timoho bisa memiliki tambahan transportasi agar bisa mendukung aktivitas pelayanan di sana.
Sangat bersyukur karena sampai saat ini sudah ada dukungan dari berbagai pihak sebesar Rp 650.000.
Saat ini aku berpikir kredit motor dengan uang muka Rp 1 juta. Lalu akan ada cicilan sebesar Rp 350.000 tiap bulan. Aku sadar aku perlu memiliki sebuah tim yang berkomitmen untuk mendukung cicilan ini. Sampai sejauh ini ada komitmen sebesar Rp 250.000 dari berbagai pihak. Dariku secara pribadi, pendukungku dan juga salah satu alumni. Memang masih perlu tambahan anggota tim ini. Tolong doakan agar Allah menunjukan jalan yang tepat. Jika memungkinkan ada dukungan, kami lebih memilih untuk membeli motor merk Honda walaupun hanya motor second.
Tolong doakan kebutuhan ini

“Janganlah buang waktu untuk menutupi kegagalan. Belajarlah dari kegagalan anda dan majulah terus menghadapi tantangan berikutnya. Gagal itu tidak apa-apa. Jika anda tidak gagal, anda tidak bertumbuh” (Stanley judd)

Mmm…padat berisi

Memang tidak bisa dipungkiri bulan Oktober semakin banyak aktivitas baru di luar aktivitas rutinku. Serasa semakin padat dan berisi kehidupan pelayananku.
Aku belajar mengembangkan kapasitasku dengan menjadi moderator sarasehan dating tanggal 11 Oktober dan juga mengajar calon staf dengan topik etos kerja dan disiplin staf JOY serta peran staf dalam pelayanan.
Tolong doakan agar aku bisa mengandalkan hikmat Allah saja.
Aku juga mulai mengajar kursus komputer di Timoho setiap hari Kamis jam 14.00, Jumat jam 15.00 dan Sabtu, jam 14.00 dan jam 16.00.
Dan terakhir tanggal 26 hingga 29 Oktober kami pekerja mengadakan refreshing tahunan dengan menginap di penginapan dekat pantai.
Benar-benar kesempatanku pada akhirnya untuk terus melihat JOY adalah perusahaan. Komitmen, totalitas, profesionalisme menjadi spirit yang tetap harus terjaga di tengah segala kesadaran bahwa JOY juga adalah lembaga pelayanan mahasiswa.
Kesempatan di waktu luang aku isi dengan membaca beberapa buku, antara lain Daily Drucker (tentang manajemen), Failing Forward karya John C. Maxwell (tentang bagaimana cara memandang kegagalan) serta The Leader of The Future 2 (jurnal-jurnal kepemimpinan yang ditulis oleh ahli kepemimpinan yang terkenal di dunia).
Tentu olahraga favoritku tetap wajib kulakukan. Setiap Sabtu main sepakbola di Mandala Krida atau jika ada berkat main futsal.
Tolong doakan agar aku tetap segar dan menikmati semua pelayananku.

AKU MAU KE FILIPINA
“orang yang bertanggungjawab tidak sekedar melakukan apa yang ia mau saja, tetapi ia melakukan apa yang menjadi kewajibannya. Tanggung jawab artinya melakukan apa yang seharusnya kita lakukan, meskipun kita tidak menyukainya melakukannya. Semakin anda bertanggung jawab, semakin merdeka hidupmu. Anda tidak dapat lari dari tanggung jawabmu di kemudian hari dengan menghindari tanggung jawab hari ini” (ABRAHAM LINCON)

Sebelum beranjak semakin tua usiaku, diriku mau sekolah lagi. Tahun depan aku merindukan untuk sekolah S-2 bidang teologi di luar negeri. Aku ingin sekolah di Filipina atau Singapura seperti yang pernah aku sharingkan di surat doaku tahun lalu.
Biaya yang dibutuhkan tentu cukup tinggi. Mulai dari biaya persiapan sekolah terutama tes TOEFL, lalu pengurusan paspor dan visa, serta biaya kuliah dan biaya hidup di sana. Sampai saat ini belum ada kepastian dari mana semua kebutuhan ini Allah cukupkan. Sampai saat ini aku masih berdoa dan berharap aku bisa mendapatkan beasiswa.
Dalam kondisi yang belum pasti ini, aku memilih mempersiapkan diri terlebih dahulu dengan mencari informasi lebih lengkap tentang sekolah, total kebutuhan, juga beasiswa, serta yang mempersiapkan diri dengan belajar TOEFL. Rencananya aku mau tes TOEFL bulan Desember untuk mengetahui kemampuan TOEFLku. Aku belum pernah tes TOEFL.
Setelah selesai S-2 aku ingin kembali ke JOY dan membagi apa yang kudapatkan untuk terus mengejar visiku, terutama perubahan Indonesia Tengah Timur. Aku juga rindu melayani Allah full time. Tolong doakan agar hikmat Allah dan kepekaan akan Roh Allah saja yang aku andalkan. Aku rindu bisa semakin dipertajam, Allah mau bekerja bagaimana lewat diriku.

OKTOBER LEVEL UP!

Tidak terasa bahwa saat ini masuk bulan ke-10 dari tahun 2008. ada banyak pokok doa yang ingin kubagikan. Namun, satu hal yang utama adalah, JOY harus membayar biaya sewa student center Rp 30 juta akhir bulan ini.
Student center ini adalah tempat yang sangat penting bagi pengembangan diri teman-teman mahasiswa. Teman-teman sangat menikmati student center di Munggur.
Saat ini, dari Departemen Manajemen JOY mendorong teman-teman mahasiswa untuk secara khusus bulan ini menyisihkan uang bulanan mereka Rp 10.000 untuk mendukung biaya sewa student center. Istilah bentuk dukungan ini adalah OKTOBER LEVEL UP! OKTOBER 10.000.
Harapannya teman-teman mahasiswa bisa semakin merasa menjadi bagian inti dari pergumulan JOY termasuk dalam hal finansial.
Tolong dukung dalam doa pergumulan finansial JOY bulan ini.

PARTNER BARU

Semakin kompleks apa yang terjadi di JOY dan termasuk di dalamnya JOY Timoho karena semakin banyak teman baru yang datang dan tentu semakin bertambah jumlah anggota JOY.

Aku sendiri melihat aktivitasku semakin padat. Aku tetap menjadi Kepala Departemen Manajemen JOY, staf pendamping Timoho dan juga mengajar pelatihan di JOY setiap Selasa, mengajar kursus komputer di Timoho setiap hari Kamis jam 14.00, Jumat jam 15.00 dan Sabtu, jam 14.00 dan jam 16.00, serta mengajar pelatihan calon staf

Bagiku ini menjadi kesempatan aku mengembangkan kapasitasku. Namun, secara pribadi passionku bagi perubahan Indonesia Tengah dan Timur melalui perubahan Timoho sangat besar tetapi aku sadar aku tidak bisa berjuang sendiri dengan semakin berkembang JOY Timoho. Aku jujur membutuhkan partner-partner baru untuk saling mendukung, saling melengkapi dan saling belajar satu sama lain.

Karena itu aku sungguh berharap ada teman-teman dari JOY Timoho yang sudah lulus, tidak langsung pulang, tetapi mengambil keputusan melayani di JOY.

Aku yakin dengan melayani di JOY akan menjadi bekal yang luar biasa sebelum mengubah daerah masing-masing. Selain itu, karena senioritas tetap menjadi hal yang berpengaruh pada pengambilan keputusan di daerah, sangat tepat ketika mereka kembali ke daerah mereka setelah umur dan kedewasaan mereka bertumbuh selama dua atau lima tahun di JOY.

POKOK DOA:

• bersyukur untuk dukungan bagi pengadaan motor JOY Timoho hingga saat ini.
• Tolong doakan kecukupan dana untuk uang muka dan juga cicilan. Jika Allah berkenan aku juga rindu bisa beli langsung motor Honda second.
• Tolong doakan agar aku tetap menikmati semua pelayananku yang cukup padat dan Roh Kudus saja yang aku andalkan
• Tolong doakan agar aku bisa memiliki partner baru dalam pelayananku
• Tolong doakan segala perencanaan dan dana JOY Timoho bisa mencapai tujuannya (Seminar, TMW, dan monthly planning)
• Doakan kerinduanku mendapat beasiswa untuk sekolah S-2 Teologi di luar negeri tahun depan

JADILAH KEHENDAKMU

September 7th, 2008 by godlifjoy

26 tahun

7 September 1982 aku lahir di rumah, bukan rumah sakit. Kini sudah 26 tahun aku menikmati pengalaman bersama Allah di dunia ini. Sungguh mengucap syukur karena pada akhirnya aku bisa mengatakan Allah sangat mengasihiku. “bila kulihat hidupku, dan karya tanganMu, kuterkagum” karena banyak pengalaman hidup yang Allah berikan kepadaku untuk membentukku menjadi pribadi yang semakin utuh dan menyenangkan hatiNYa
Lebih spesial lagi karena aku diberikan kesempatan sadar bahwa dalam hidupku aku adalah partnerNya dalam membawa banyak jiwa mengenal Dia dan diselamatkan.
Setiap orang menjadi partner Allah sesuai panggilannya. Saat ini aku menjadi partner Allah dengan cara melayani di JOY.
Tidak terasa bulan ini tepat aku dua tahun melayani Allah di JOY. Sungguh waktu berlalu tanpa terasa.
Aku sadar bahwa setiap mahasiswa dianggap penting bagi Allah. Mereka sangat dikasihi Allah. Allah ingin mereka mengenalNya. Dan aku sudah seharusnya menganggap mereka juga pentng bagi hidupku. Akan kulakukan apapun hingga mereka bisa mengenal Dia secara pribadi. Ada semangat yang menggebu-gebu dan tidak pernah menyerah dalam melayani karena aku mengarahkan diri pada visi yang Allah berikan padaku, yaitu perubahan Timoho yang membawa perubahan Indonesia Tengah dan Timur.
Satu hal yang aku rindukan adalah aku bisa lebih mengerti masa depanku. Tolong doakan langkah hidupku selanjutnya…aku rindu bisa sekolah teologia di luar negeri untuk memperlengkapi pelayananku. Aku rindu bisa studi banding ke Jakarta untuk melihat pelayanan mahasiswa lain untuk bisa mendapatkan inspirasi bagi pelayananku di JOY. aku rindu ada JOY di daerah lain selain di Yogyakarta.
Ada banyak pemikiran, ide, mimpi, kekhawatiran di dalam diriku di bulan ini. Tolong doakan agar aku selalu SETIA dan SETIA dan SETIA dalam segala hal yang harus kuhadapi dan tidak aku mengerti. Tolong doakan agar tantangan tidak membuatku mengambil keputusan yang salah dalam masa depanku.
Pada akhirnya aku hanya ingin TAAT dan TAAT dan TAAT pada kehendak Allah. “bukan kehendakku yang jadi ya Allahku, tetapi jadilah kehendakMu”
Saudaraku, aku membutuhkan dukungan doa dari dirimu. Aku merindukan dukungan doa untuk pribadiku, pelayananku sekarang dan juga masa depanku. Terima kasih mau mendengar hidupku lewat surat ini.

Thank you

Akhirnya kami bisa membeli kulkas. Sungguh luar biasa dukungan dari alumni dan pihak lain bagi pembelian kulkas ini. Aku memuliakan Tuhan dan hatiku bergembira karena perbuatanNya yang besar lewat banyak orang.
Terima kasih juga untuk beberapa alumni yang memiliki hati bagi JOY Timoho dan mendukung dalam doa dan juga dana. Majalah JOY Timoho dan selebaran sudah dicetak dan pada akhirnya sudah dibagikan ke mahasiswa baru. Tolong doakan agar alat promosi ini bisa menyentuh hati teman-teman untuk mengambil komitmen di JOY.
Terima kasih juga untuk para pendukung (4 Mahasiswa Universitas Maranatha Bandung dan RBC Indonesia) yang sudah mengirimkan dengan setia buku pendukung quiet time tiap bulan untuk anggota JOY Timoho.

20 0rang

Efek promosi (presentasi, JT Magazine (Majalah JOY Timoho , dan selebaran) sangat terasa di kampus APMD.
Ketika masa orientasi mahasiswa baru, Unit Kegiatan Mahasiswa Protestan APMD memberikan kesempatan kepada JOY Timoho melakukan promosi dengan mengadakan presentasi.
Seluruh perlengkapanpun disiapkan, mulai dari viewer, keyboard dan keyboardistnya, serta majalah dan selebaran yang eksklusif dan juga hadiah door prize untuk tiga orang (CD lagu JOY: Hope Spot)
Ada hamper 40 orang mahasiswa Kristen yang hadir ketika acara orientasi tersebut. Dari 40 orang tersebut, sekitar 20 orang datang ke acara JOY Timoho hari Rabu esok harinya. Hari Jumat ada sekitar 10 orang yang datang ke J-Nite Party.
Jauh hari kami sengaja merencanakan acara nonton bareng untuk mengantisipasi datangnya teman baru dan juga menyegarkan teman-teman lama yang baru datang.
Ketika presentasi saya menantang mereka untuk ikut JOY dua bulan dan setelah itu memutuskan komitmen di JOY atau tidak.
Tolong doakan agar hati mereka dibuka dan mau mengambil pilihan untuk bertumbuh di JOY setelah dua bulan.

Follow up and Grow up

Tantangan terbesar ketika teman baru dating adalah bagaimana membuat mereka merasa diterima, tidak rendah diri dan bisa dengan nyaman bergaul dengan teman-teman lama.
Tolong doakan agar aku dan tim inti bisa mendapatkan ide-ide kreatif untuk menciptakan fellowship awal yang membuat mereka setia di Timoho.
Ada beberapa pemikiran seperti makan bareng, olahraga bareng, kunjungan, serta acara weekend seperti Timoho Members Weekend. Itu semua baik, tetapi aku sungguh rindu tuntunan dari Allah yang mengarahkan kami dalam mengambil keputusan follow up teman-teman baru,
tolong doakan juga program yang efektif agar teman-teman lama tetap bisa bertumbuh dan tidak merasa bosan dengan segala aktivitas yang ada.
Ini tantangan bagiku bisa memenuhi kebutuhan yang berbeda dari teman baru dan teman lama

4 or 6?

Jika semakin banyak teman baru yang hadir, mau tidak mau efektivitas mereka untuk bertumbuh semakin berkurang jika hanya ada dua cell group di Timoho. Sekarang saja sudah ada sekitar 25 orang anggota aktif JOY Timoho. Jika teman-teman baru berkomitmen, bulan Oktober bisa bertambah menjadi 35-40 orang.
Ini jumlah yang menuntut multiplikasi. Tentu multiplikasi tidak semudah membalik tangan, banyak hal yang harus dipersiapkan. Mulai dari leader baru, tempat baru, fasilitas pendukung cell group seperti gitar, piring, gelas, serta buku lagu.
Tolong doakan agar aku dan tim inti bisa berhikmat “melatih” calon leader baru, terutama karena Nedi, Owen, dan Yanto akan selesai November ini. Tolong doakan juga agar Allah mencukupkan kebutuhan finansial untuk membeli gitar dan fasilitas lainnya. Aku berpikir JOY Timoho bisa multiplikasi menjadi 4 hingga 6 Cell group. Itu berarti butuh gitar minimal tiga buah. Kami juga harus melatih gitaris baru.
Bersyukur karena ada satu teman baru yang menawarkan tempat kosnya menjadi tempat cell group karena pemiliknya orang Kristen yang sangat terbuka tetapi juga tegas dalam hal merokok dan minum. Ini membuka peluang bagi kami untuk siap multiplikasi.

Hari Minggu Hari Istirahat

Bersyukur karena teman-teman dari Korea sudah pulang. Jujur selalu JOY membutuhkan lebih banyak pekerja karena lading semakin banyak yang menguning namun pekerja di lading sedikit.
Aku bisa fokus pada tanggung jawabku lagi walau tetap membutuhkan partner baru agar maksimal.
Bulan ini tolong doakan persiapanku sharing firman di JNP tanggal 12 September. Menjelaskan tentang kerajaan Allah yang telah datang dalam bahasa mahasiswa adalah tantangan terbesar bagiku.
Tanggal 10 September Timoho dan Campus Ministry Selatan mengadakan Pesta Matius yang bertujuan untuk membangun relasi dengan teman-teman baru sehingga mereka mau bergabung di keluarga JOY. Tolong doakan agar ada banyak teman baru yang datang dan juga ada pengaruh positif dari pesta ini.
Selain itu aku mulai kembali mengajar kursus computer Microsoft Word, Excel, PowerPoint dan MindManager mulai tanggal 18 September. Aku hanya mengajar hari Kamis, Jumat dan Sabtu sekitar jam 14.00 hingga 17.00 karena hari Minggu aku ingin beristirahat penuh dari segala aktivitasku. Ini adalah evaluasi dari pengalaman mengajar kursus periode sebelumnya. Cukup susah aku menemukan waktu yang panjang untuk istirahat.

NTC…

Aku masih terus berjuang untuk mematangkan konsep New Timoho Course ini. Tidak semudah yang aku perkirakan. Pembuatan handout Microsoft PowerPoint dan MindManager masih 50% dan teman-teman juga sepertinya belum merasakangaung kursus ini walaupun sudah setiap minggu ada promosi lewat buletin JOY Timoho, yaitu JT News. Aku jadi bertanya, apakah mereka malu untuk mendaftar, sehingga aku harus berinisiatif bertanya langsung kepada mereka?
Tolong doakan juga agar ada orang yang bisa mengajar selain diriku. Aku juga masih menggumulkan tentang masa depan NTC terutama legalitas badan hukummnya serta kerjasama dengan laboratorium APMD untuk mengadakan kursus dengan system bagi hasil. Semua ini seperti belum ada titik terang.
Bersyukur karena ada tambahan komputer baru milik salah satu anggota JOY Timoho yang dititipkan di NTC karena dia akan tidur di ruang UKM PRamuka APMD. Sebelumnya dia tinggal di asrama Papua MAnokwari di dekat terminal CondongCatur. Namun, karena terlalu jauh, dia memutuskan untuk tidur di ruang UKM Pramuka. Untuk menjaga keamanan, komputernya tidak ditaruh di ruang UKM Pramuka, namun dititipkan di NTC.
Tolong doakan untuk kebutuhan satu lagi komputer. Karena sekarang untuk komputer yang dulunya milik Library ternyata tidak bisa hidup ketika aku pertama kali mau memakainya, tolong doakan untuk perbaikannya

Menjaga iman

Ketika aku membuka kembali surat doaku sejak pertama kali aku membuat surat doa Juli 2007, aku ternyata menemukan fakta bahwa pokok doaku untuk homebase Timoho sudah kuceritakan sejak Agustus 2007 dan Allah menjawabnya setelah delapan bulan (April 2007). Delapan bulan bisa dikatakan belum terlalu lama dalam menunggu sebuah jawaban doa. Bagaimana dengan pokok-pokok doaku yang lain atau pokok doa JOY Timoho lainnya atau JOY secara keseluruhan?
Satu hal yang aku pelajari ketika melihat fakta tersebut adalah aku harus bertahan MENJAGA IMANKU kepada Allah, MENJAGA PENGHARAPANKU tentang pergumulan yang menjadi pokok doaku. Hal ini berlaku pada kebutuhan finansial JOY. Imanku benar-benar diuji sejak aku bergabung menjadi pekerja di JOY. selalu ada masa-masa menegangkan ketika kebutuhan JOY yang sangat besar belum terpenuhi sedangkan deadline kebutuhan tersebut semakin mendekat. Tolong berdoa terus untuk kebutuhan finansial JOY setiap bulan dan juga sewa Student center bulan Oktober Rp 30 juta dan juga tolong doakan diriku agar tetap menjaga imanku, terus berpengharapan pada penyertaan Allah.

STIE IEU dan UTY

Aku rindu teman-teman baru yang datang menjadi anggota keluarga JOY Timoho bukan hanya mayoritas dari APMD. Aku rindu dari kampus lain juga hamper seimbang dengan mahasiswa dari APMD. Saat ini aku sendiri masih menggumulkan strategi yang tepat untuk mengajak lebih banyak lagi teman-teman dari kampus lain. Aku sedang berdoa agar ada banyak mahasiswa dari STIE “IEU” yang mayoritas cewek bisa bergabung. Dari UTY juga aku berharap banyak.Tantangan terbesar adalah mayoritas dari mereka berasal dari Indonesia Timur dengan latar belakang iman Katolik.
Di Indonesia Timur sangat sulit Kristen Protestan dan Katolik rukun. Pengaruhnya juga terasa ketika mengajak mereka ikut acara JOY yang sepertinya berbau Protestan. Aku punya pemikiran mengadakan seminar tentang “oikumene”. Jika Allah berkenan salah satu pembicaranya adalah Frater Vincent dan kami bisa bekerjasama dengan UKM Protestan dan UKM Katolik APMD untuk acara ini. Tolong doakan penentuan waktu yang tepat dan segala persiapan dan juga dana dan terutama agar ada banyak yang datang dan mau berubah setelah mengikuti seminar ini.

Dua motor

Apakah ini menjadi mimpi Tuhan aku masih menggumulkan dalam doa. Namun aku sekarang melihat beberapa hal yang menjadi kebutuhan sekaligus mimpiku.
Melihat pentingnya kelancaran membimbing teman-teman baru di JT untuk mengenal Allah serta menjaga relasi dengan Allah serta mengembangkan diri, aku merindukan beberapa fasilitas pendukung, terutama transportasi. Aku merindukan JOY Timoho memiliki dua motor. Aku tidak tahu bagaimana caranya. Apakah Allah akan berikan gratis, atau beli motor ”second” serta menjawab harapanku untuk mendapatkan undian di Mirota Kampus sebuah sepeda motor. Aku merasa JT membutuhkan dua motor karena ada beberapa teman yang terkendala dalam hal transportasi untuk datang ke ministri atau jika ada acara ke luar.
Ada minimal tujuh orang yang sudah mau diajak ikut JOY Timoho namun terkendala dengan transportasi.

Kami sungguh bergumul karena dampak ketika teman-teman pekerja yang pergi ke Korea menitipkan motor mereka ke kami, aktivitas kami bisa berjalan lebih hidup.
Aku berharap bahwa hadiah dari undian tersebut bisa digunakan untuk uang mukar kredit untuk dua motor. Aku tidak tahu apakah ini solusi yang terbaik. Aku masih menggumulkannya. Jika harus kredit dua motor tiap bulan, kami memerlukan dana untuk membayar kredit tersebut.
Bersyukur karena satu alumni mau berkomitmen mendukung Rp 100.000 untuk modal uang muka. Tolong dukung dalam doa pemikiranku ini, agar aku peka kehendak Tuhan.

Pokok doa
• Doakan kebutuhan finansial JOY bulan September dan Oktober, terutama biaya student center Rp 30 juta.
• doakan agar teman-teman baru bisa komitmen di JOY Timoho
• Doakan untuk hikmat menyusun strategi follow up teman-teman baru
• Doakan agar ada teman baru yang mau ikut kursus komputer, bahasa Inggris, dan gitar
• Doakan hikmat menyusun program agar teman-teman lama tetap bertumbuh dan siap menjadi leader-leader baru
• Doakan agar kerinduan memiliki dua motor, tiga gitar dan juga tempat cell group untuk persiapan multiplikasi

KASIH = APA ADANYA

September 3rd, 2008 by godlifjoy

KASIH = APA ADANYA

Sejak bulan April, aku ikut pelatihan konseling di GKI Gejayan. Sungguh pelatihan yang memberkatiku. Setiap minggu ada kesimpulan yang baru yang bisa aku dapat. Setiap pulang dari pelatihan, aku sempatkan mengetik perenunganku untuk menyimpan apa yang aku dapatkan dan juga sambil refleksi tentang hidupku.
Satu hal yang dibuka melalui refleksi itu adalah tentang kasih. Aku secara tidak sadar sulit menerima berbagai bentuk kasih dari orang lain, bahkan dalam hal kecil seperti “hai Godlif, sudah sembuh?”. Bagiku dulu, hal itu adalah basa-basi. Ternyata melalui pelatihan konseling, yang bermasalah adalah diriku.
Tidak sadar dalam pemikiranku, kasih itu diberikan jika aku melakukan sesuatu buat orang lain atau aku mencapai prestasi tertentu yang membuat orang menghargaiku. Hal itu hinggap bertahun-tahun dalam diriku. Akhirnya aku sulit menerima orang yang mengungkapkan kasihnya tanpa aku tahu aku melakukan sesuatu untuk dia atau dia tahu apa yang aku perbuat yang bisa dianggap prestasi. Wow…
Ketika aku sadar hal ini, semua cara pandangku berbeda, aku menghargai setiap sms, kata-kata sapaan atau perhatian yang kudapatkan dari keluargaku, teman-teman JOY dan lainnya.
Sungguh pada akhirnya aku lebih menyadari Allah juga berbuat seperti itu padaku. Dia MENGASIHIKU APA ADANYA, tidak menunggu aku berbuat sesuatu untuk pekerjaannya ataupun ketika aku mencapai sesuatu hal yang membanggakan Dia.
Ketika konsep kasih hadir dalam diriku, aku bisa mendukung orang dengan cara yang lebih diterima oleh mereka, bukan dengan kata-kata atau perbuatan yang menyakitkan hati karena aku menunggu mereka berubah dulu baru muncul kasih tulusku.
Aku juga semakin bisa menerima karakter orang yang sangat berbeda dariku. Thanks God.

KESABARAN

Sepanjang bulan lalu dan aku yakin sepanjang pelayananku, KESABARAN adalah kata yang sangat harus aku ingat. Setiap teman-teman JOY memiliki hal-hal yang perlu didukung dalam dirinya dan hidup mereka.
Yang paling membuat diriku sedih dan kadang menangis adalah ketika mereka sudah mengetahui hal yang benar namun tetap belum sadar bahwa hal tersebutlah yang harus mereka terapkan dalam hidup mereka.
Ketika hati masih keras, ketika hati masih tertutup, ketika masih ada ketidakjujuran, aku kadang tidak sabar untuk langsung mendukung mereka dengan cara yang keras.
Memang kadang aku perlu tegas, tetapi aku tetap harus sabar untuk menanti perubahan hidup mereka yang mereka SADARI sendiri, bukan karena tuntutan dariku.
Kesabaran dan hikmat dalam mendukung mereka terus aku gumulkan dalam doa, karena Allah saja yang menjadi pemimpin hidup dan pemimpin pelayananku selamanya.

Jl. Munggur 44

Sangat luar biasa Allah! JOY sudah memiliki student center yang baru yang sangat indah. Letaknya di Jalan Munggu no. 44. Mungkin teman-teman tahu jalan satu arah di perempatan jalan Solo dan jalan Gejayan.
Di situlah letak student center yang baru. Student center ini membuat jatuh cinta setiap orang yang masuk ke dalamnya. Full keramik, desain yang indah, kamar yang dilengkapi dengan kamar mandi dalam, halaman depan dan belakang yang luas, serta banyak sekali pohon buah-buahan, seperti mangga, durian dan pisang.
Juli itu memang indah…seperti yang aku katakan di surat doaku bulan lalu. Pada akhirnya kembali aku berpengalaman dengan Allahku yang luar biasa.
Yang menjadi tantangan sekarang adalah bagaimana Allah mencukupkan kebutuhan untuk melunasi student center ini dengan batas waktu bulan Oktober.
Kontrak student center ini adalah dua tahun. setiap tahun dikontrak Rp 30 juta dan kita sudah membayar untuk tahun yang pertama. Namun, karena kita belum memiliki dana untuk tahun kedua sehingga saat ini, mari kita semua berdoa untuk kecukupan dana student center ini.
JOY 3 bulan ke depan banyak mengeluarkan uang untuk acara JOY Members Weekend, JOY 16th Anniversary, dan pembayaran student center. Mungkin bisa mencapai Rp 50 juta lho…

Tantangan lain adalah menjaga semangat teman-teman JOY untuk disiplin menghargai hadiah dari Allah ini dengan menjaga kebersihan dan ketertiban student center ini.
Harapan ke depan, student center inipun bisa menjadi pusat mahasiswa Jogja yang mau mengembangkan diri, bukan hanya yang menjadi anggota JOY, namun juga yang belum menjadi anggota JOY mau datang dan menikmati student center ini dan pada akhirnya mau belajar dan mengembangkan diri.
Tolong doakan,

Mission Trip Result

Sekali lagi Juli itu indah karena aku dan teman-teman Timoho bisa menikmati petualangan baru dalam aktivitas Campus Ministry kami lewat program Timoho Mission Trip.
Setiap perjalanan kami selalu membawa kesan dan pelajaran yang berharga bagi kami.
Kami melihat hati yang terbuka dari teman-teman yang kami kunjungi untuk saling mendukung dalam berelasi dengan Allah, terbuka, dan juga mau belajar.
Ada keinginanku mission trip ini bisa dilaksanakan lagi. Ada juga keinginanku mission trip ini bisa menjadi awal kami mendukung pelayanan PMK atau gereja lain dengan status mereka sebagai partner pengembangan pelayanan (P3). Artinya, kami menjadi partner dalam konsultasi dan juga realisasi pelayanan yang bertumbuh. Tujuan jelas agar semakin banyak anak muda yang tertarik mengenal Allah karena sifat contemporer, spirit contagious Christian, hati yang commitment dibungkus dengan visi kudus dan profesional.
Bahkan jika memungkinkan kami mission trip di pemuda di lain kota (Tangerang) bahkan sesuai visiku, ke Indonesia Tengah dan Timur. Ini mimpiku, apakah ini kehendak Allah? tolong doakan agar aku mengerti.

“apakah Allah mengijinkan kami melakukan mission trip ke Indonesia Tengah dan Timur suatu hari kelak?”

Level Up!Bulan ini JOY Timoho mengambil tema Level Up1 sebagai program bulanan. Tujuannya, setelah teman-teman menikmati pengalaman mission trip, bersama-sama saling mendukung untuk menaikkan level kedewasaan masing-masing. Jadi harapannya, teman-teman semakin memahami bagaimana berelasi dengan Allah dan sesama yang benar, bagaimana menikmati setiap tanggung jawab sebagai kesempatan yang luar biasa untuk mengembangkan diri dan menjadi pribadi yang lebih baik, dan pada akhirnya teman-teman semakin punya hati untuk mengajak teman baru bergabung di JOY Timoho, membuat nyaman setiap teman baru yang datang serta membagikan Timoho Spirit dengan pendekatan yang diterima dan dimengerti oleh teman-teman baru yang bergabung

T-50
Tolong doakan kerinduan kami bahwa anggota JOY Timoho di akhir tahun berjumlah 50 orang. Gerakan T-50 (Timoho 50 orang) ingin disebarluaskan kepada anggota JOY Timoho mulai September. Mohon hikmat dalam mengadakan promosi sehingga banyak orang yang bergabung.

My life on Agust…

AYAH dan ANAK…
Ayahku diundang JOY untuk menjadi pembicara JNP tanggal 22 Agustus. Momen yang spesial bagiku. Kapan lagi ayah dan anak menjadi pembicara JNP kan? Ha,,,ha,,,,
RANCH dan RANCH
Karena beberapa teman pekerja ke Korea, aku mengerjakan beberapa tanggung jawab mereka, terutama memimpin ranch Betel (coach Vonny) dan ranch Babarsari (coach Yoeyou). Di Departemen Campus Ministry hanya tersisa mbak riana sendiri, yang lain pergi ke Korea. Jadi, jika semua yang memimpin ranch mbak Riana, belum lagi dia one to one ke semua leader, wah bisa jadi mbak Riana akan minta cuti ke Korea satu bulan…ha…ha..
Memang sangat padat aktivitasku sepanjang bulan Agustus, tetapi seperti ada energi yang besar menjalani bulan yang baru, mungkin karena sebentar lagi ulang tahunku ya? (7 September) ha..ha..
Aku juga tetap mengikuti pelatihan konseling di GKI Gejayan, bulan ini adalah bulan terakhir.
HANDBOOK dan HANDOUT
Aku masih harus menyelesaikan Handbook Departemen Manajemen dan juiga Handout Kursus Microsof PowerPoint dan Mind Manager. Tolong doakan hikmat untuk mengerjakannya.

101 dan NTC
Tanggal 26 aku mengajar kelas 101 tentang Jaminan Keselamatan. Sebenarnya Mas Sigit pengajarnya, namun karena dia ke Korea, aku menggantikannya. Tolong doakan agar teman-teman mengerti dan merenungkan materi yang kusampaikan dan Roh Kudus bekerja sehingga mereka mau mengembil keputusan penting tentang hidup mereka di hadapan Allah.
Aku juga menyelesaikan ngajar kursus Microsoft Word dan Excel di NTC pada bulan ini. Setelah itu bulan September dibuka periode baru.

Kulkas dan NTC di September

Bersyukur sekali ada banyak pribadi dalam keluarga besar JOY Timoho (alumni dan pendukung) yang mau mendukung dalam hal kebutuhan kulkas. Ketika aku menulis surat doa ini, sudah ada Rp 700.000 tersedia untuk membeli kulkas. Jadi kami sebentar lagi bisa membeli kulkas. Tolong dukung dalam doa.
NTC bergerak lagi sebagai pusat pelatihan berbagai hal. Tolong doakan agar ada banyak yang mendaftar untuk periode kursus komputer yang akan dimulai tanggal 13 September dengan materi Microsoft Word, Excel, PowerPoint dan MindManager. Tolong doakan agar aku berhikmat membagi waktu antara mengajar, melayani di bagian lain, dan beristirahat.
Selain kursus, kami mencoba mendukung pengembangan diri teman-teman dengan cara mengadakan Pelatihan Dasar gitar dan bahasa Inggris yang tidak dipungut biaya. Harapannya ini juga bisa menjadi bekal dasar bagi teman-teman untuk terus berkembang secara utuh, bukan hanya secara spiritual sehingga kelak bisa menjadi inspirator bahkan terlibat langsung dalam perubahan Indonesia Tengah dan Timur

JT Magz dan leaflet

Terinspirasi dari JOY Magazine yang sedang dibuat untuk JOY 16th Anniversary, JOY Timoho mengambil langkah yang sama yaitu membuat majalah yang menjadi salah satu alat promosi. Harapannya majalah ini bisa membuka wawasan mahasiswa yang membacanya.
JT Magz (nama kerennya JOY Timoho Magazine) berisi beberapa artikel tentang pergaulan yang menentukan masa depan, tips ringan berisi lokasi tempat membeli makan, sembako dan kebutuhan-kebutuhan dasar lain yang murah dan tepat untuk mahasiswa daerah Timoho, Tidak lupa kami memuat tips manajemen keuangan dan waktu yang ringan untuk teman-teman mahasiswa baru.
Selain itu, ada artikel tentang visi JOY Timoho, menciptakan NEW TIMOHO: KUDUS dan PROFESIONAL, serta profil JOY yang diceritakan dengan bahasa yang mengena di hati mahasiswa Timoho.
Tidak ketinggalan promosi tentang New Timoho Course (NTC) juga dimuat.
Tolong doakan untuk dana mencetak majalah ini. Kami belum punya cukup dana tetapi kami rindu mencetak 100 eksemplar dahulu.
LEAFLET (selebaran) sederhana yang berisi tentang kegiatan JOY Timoho juga kami buat untuk mendukung gerakan promosi T-50. ini juga sedang dikerjakan oleh salah satu anggota JOY Timoho yang memiliki minat dan bakat luar biasa dalam hal desain dan punya hati yang luar biasa untuk melayani sesuai kemampuannya. Tolong doakan dana untuk mencetak leaflet

JULI ITU INDAH

July 7th, 2008 by godlifjoy

Sungguh penasaran memasuki bulan ini. Banyak hal yang mungkin terjadi di persekutuan ini.

Akhir Juli kontrak kantor Sagan berakhir. Tentu kembali lagi akan ada pindahan. Sejak Museum tidak dipakai lagi, student center pindah ke Sagan.

Nah, sebelum akhir Juli kita harus mendapatkan student center baru. Sampai aku menulis surat doa ini (7 Juli) masih belum ada rumah yang representatif untuk student center baru.

Yang membuatku penasaran adalah bagaimana nanti Tuhan mencukupkan biaya sewa student center.

Lalu bulan ini tim Mission Korea juga akan berangkat. Ini juga menarik, apakah sebelum mereka berangkat student center sudah didapatkan?

Lalu awal Wisma Immanuel digunakan sebagai tempat penyelenggaraan J-Nite Party juga berjalan lancar. Sungguh nikmat mengalami petualangan yang baru.

Aku secara pribadi sangat antusias menunggu Tuhan mau bekerja bagaimana lagi melalui setiap perubahan ini.

Apakah ini membuat JOY harus membeli gedung? Apakah ini membuat JOY harus berkembang ke luar kota?

Wah, pertanyaan-pertanyaan itu muncul karena tidak ada yang menduga kenyamanan yang muncul karena penggunaan aula Museum bisa dirubah oleh Tuhan.

Apakah salah jika tetap di Museum? Tentu tidak, namun sekali lagi, aku penasaran dan antusias melihat karya Allah bagi persekutuan ini.
Menikmati hal-hal yang baru yang penuh dengan resiko memang tidak selalu memberi kenyamaman, namun dengan mengambil resikolah perubahan positif terjadi.

Apakah perubahan-perubahan yang dalam rencana Allah itu?

Mungkin bisa terjawab bulan ini, bulan depan, tahun depan, dua tahun ke depan, atau kapan…

Mmm…aku ingin berada di dalamnya.


Timoho Mission Trip

50% teman Timoho pulang kampung. Yang tersisa sekitar 11 orang. Cukup banyak namun kami sadar, kami harus menunggu yang pulang kampung untuk “berjalan” dalam pertumbuhan iman sehingga program-program untuk mendukung hal tersebut baru mulai dijalankan kembali ketika yang pulang kampung sudah ada di Jogja.

Tentu bukan berarti selama liburan diisi dengan refreshing saja karena alasan tersebut. Ada hal baru yang kami lakukan untuk mengisi liburan, yaitu MISSION TRIP.
Aku dan tim inti rindu lewat program ini teman-teman Timoho bisa melihat lebih terbuka matanya tentang hidup orang lain, dan …
… bisa membawa spirit Timoho kepada teman-teman lain juga.

Minggu pertama bulan ini kami melakukan pembekalan untuk mission trip ini dengan mengundang Pak Kyung yang punya pengalaman masuk ke dalam budaya yang baru. Lalu minggu kedua kami mulai bergerak dengan ikut Cell Group Bernat karena kami melihat bisa belajar dari anggota CG ini yang mayoritas berjiwa leader di JOY.

Setelah itu minggu ke-3 kami berkunjung ke Campus Ministry UKDW, sebagai karena lewat kampus inilah JOY hadir.

Yang paling jauh kami minggu ke-4 berangkat ke GKJ Patalan, Bantul untuk mengikuti ibadah gereja tersebut, melayani sebagai penerima tamu, dan menampilkan vocal group. Sore harinya kami mengikuti Pendalaman Alkitab bersama pemuda gereja.
Minggu terakhir kami hadir di STIKOM Jend. Ahmad Yani (d.h. AMIK Kartika Yani) dan melayani dengan membawakan game serta bible study.

Di kampus ini persekutuan mahasiswa Kristennya baru saja “bangun dari tidur panjang”. Bersyukur karena yang menjadi pionir dari gerakan ini adalah Nona, yang adalah salah satu anggota JOY Timoho (sudah lulus kuliah namun masih mencari kerja).

Wah, sangat antusias diriku berpetualang bulan ini. Aku yakin mengakhiri bulan ini dengan banyak pelajaran baru bagi pelayananku. Tolong dukung dalam doa.

Kulkas?

Di surat doaku bulan lalu sedikit aku singgung bahwa melalui masak dan makan bareng, fellowship di antara teman-teman Timoho dibangun dan dijaga.

Setiap merencanakan masak bareng, kami perlu membeli bahan-bahan makanan. Yang menjadi pergumulan adalah kami bisa menyisakan beberapa bahan makanan, namun tidak bisa dipakai lagi karena tidak ada tempat menyimpan agar bahan makanan tersebut awet.

Kadang juga tidak ada teman yang bisa membeli bahan makanan pagi hari sehingga kami menunda masak barengnya.
Kami berharap ada kulkas yang bisa menyimpan bahan makanan tersebut sehingga tidak terlalu repot harus beli bahan makanan setiap mau masak bareng.

Bersyukur karena sudah ada Rp 300.000 sebagai modal kami membeli kulkas yang seharga Rp 1 juta.

Re-planning NTC

Setiap tengah bulan, kampus di daerah Timoho libur panjang selama dua bulan. Hal ini mempengaruhi kursus NTC juga. Bersyukur selama liburan ini ada 3 orang yang mengikuti kursus. Satu di antaranya adalah bukan anggota JOY Timoho.

Tolong doakan aku mau merencanakan ulang (re-planning) jalannya kursus. Jika sebelumnya aku menargetkan bulan juni dan juli sudah ada kursus Pagemaker, Powerpoint dan Mindmanager, maka rencana ini diundur menjadi bulan Agustus awal.

Rencananya bulan ini aku menyusun handout materi Microsoft Power Point dan Mindmanager. Tolong doakan pembagian waktuku karena bulan ini aku juga sharing firman di JNP, mengajar kelas 102 dan juga pindahan student center JOY. Tolong doakan juga agar strategi promosi yang tepat bisa aku dapatkan.

Selain itu tolong doakan proses ijin usaha berkaitan dengan rencana kerjasama dengan laboratorium komputer APMD juga mohon didoakan. Apakah harus membuat yayasan juga atau langsung bisa mendaftar pendirian kursus di Departemen Pendidikan. Biayanya juga aku masih gumulkan.

Memulai sesuatu yang baru lebih menantang daripada melanjutkan apa yang sudah orang lain berikan dasarnya. Tolong dukung aku.

Fellowship saja tidak cukup…

Kebersamaan dalam keluarga yang saling menerima satu sama lain menjadi sebuah hal yang memberi kekuatan bagiku untuk tetap menjaga sekaligus menumbuhkan imanku,

Namun, ketika terjun dalam lingkungan yang tidak peduli dengan Allah, kebersamaan tidaklah cukup untuk menjaga imanku.

Aku butuh sauh yang lebih kuat daripada sekedar fellowship. Aku butuh kedalaman relasi dengan Allah, yang tentu saja bisa terbangun jika aku punya lebih lagi pengetahuan tentang firman Allah.

Tanpa pengetahuan yang terus ditambahkan aku tidak bisa semakin dalam menanam dasar yang kuat agar hidupku tidak mudah diombang-ambingkan.

Aku rindu teman-teman mahasiswa di JOY juga menyadari hal ini sehingga mereka tidak sekedar menguatkan fellowship di antara mereka, namun juga punya hasrat yang kuat untuk BIBLE STUDY.

Menarik dan juga menantang karena tidak mudah membangun hal tersebut kalau tidak dimulai dari diriku sendiri.

Aku bertanggung jawab menjadi teladan dalam hal antusiasme bible study. Tentu segalanya aku bisa nikmati jika tidak melihat ini sekedar kewajiban sebagai seorang staf dan juga tidak melihat begitu tebalnya buku-buku yang berkaitan dengan bible study. Tanpa menjadi seorang stafpun, sebagai orang Kristen, aku tetap harus bible study.

Imanku mudah goyah ketika aku merasa sudah cukup memiliki pengetahuan akan imanku dan malas bahkan berhenti menambahkan pengetahuan tentang imanku.

102—

Tanggal 8 dan 15 Juli aku akan mengajar di kelas 102 tentang hidup baru.

Bahan yang aku ingin bagikan adalah tentang relasi dengan Allah dan hidup yang berlimpah yang bisa kita dapatkan ketika hidup baru.

Tolong doakan hikmat Allah saja yang aku andalkan dalam mempersiapkan diri dan ketika mengajar

Aku rindu sekali walau masih baru bergabung di JOY, teman-teman peserta 102 sudah memiliki dasar yang kuat untuk terus mau dibentuk dalam JOY.
Tantangannya adalah bagaimana semangat yang masih ada dalam diri teman-teman baru ini bisa tetap dijaga setelah melewati kelas ini.

Pengalaman membuktikan banyak peserta kelas 100-an yang akhirnya mundur dari JOY.

Membuat Jembatan 18 Juli

Aku akan sharing firman di JNP tanggal 18 Juli. Tempatnya sekarang di Wisma Immanuel. Aku ingin membagikan pelajaran dari Nehemia tentang passion.

Tolong doakan agar aku punya lebih banyak waktu berdiam bersama Allah untuk mempersiapkan firman ini.

Tolong doakan juga ada ide-ide kreatif yang muncul agar kerjasamaku dengan delapan ministri JOY bisa lebih memberi dampak bagi audience.

Aku rindu bisa menemukan “jembatan” antara firman Tuhan dan kehidupan sehari-hari teman-teman mahasiswa, sehingga ketika pulang dari JNP malam itu, ada keputusan baru yang mereka ambil berkaitan dengan relasi mereka dengan Allah.

Aku butuh dukungan doa setiap waktu.

Gitarku Sudah Tewas

Tahun 2005 aku mendapatkan hadiah gitar dari adikku Richard. Sungguh sangat berharga bagiku.

Selama ini gitarku aku taruh di kantor JOY agar bisa dipinjam teman-teman untuk aktivias Cell Group.

Selain itu, selalu setiap doa pagi gitar inilah yang setia menemaniku mengiringi setiap lagu yang dinyanyikan di doa pagi.

Tanggal 26 Juni bertepatan dengan hari pengutusan Bang Sopar ke Singapura untuk studi, gitarku ini PATAH… tersenggol ketika ditaruh dalam posisi berdiri…

Sedih sekali tetapi mungkin saatnya beli gitar yang baru. Aku sangat ingin secepatnya membeli gitar baru karena aku sadar bermain gitar bisa mengeluarkan sedikit ketegangan dalam pelayananku. Menyegarkanku lagi.

Bersyukur dengan dukungan keluargaku aku bisa membeli gitar baru.

Tanggal 29 Juni lalu aku bisa membeli gitar baru. Walau gitarnya merk-nya sama, namun aku juga butuh waktu untuk “menyatu” dengan gitar tersebut. Sama halnya dengan hal baru lainnya dalam hidup.

Hidup itu penuh pelajaran, bahkan peristiwa kecil yang tidak pernah kita duga, sering memberi pelajaran yang lebih dalam bagi hidupku…
Salam hangat dariku

Terima kasih sekali untuk setiap dukungan yang dirimu berikan. Terima kasih…